Kota Tasik (SI) — Puluhan Anggota Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota turut membantu melaksanakan pengamanan saat ratusan kios Pasar Besi dan Pasar Burung habis terbakar di Jalan KH EZ Mutaqin, Kampung Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (04/01/2023).
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan melalui Kasat Samapta AKP Sunarto mengatakan bahwa puluhan personilnya diterjunkan untuk membantu pengamanan di lokasi kebakaran.
“Puluhan personel termasuk Tim SAR Sat Samapta, turut serta mengamankan lokasi kebakaran di Pasar Besi dan Pasar Burung,” ungkapnya.
Menurutnya, selain mengamankan TKP, personelnya melakukan pengaturan lalu lintas mobil pemadam kebakaran untuk mempermudah keluar masuk ke lokasi kebakaran.
Perlu diketahui, kebakaran yang terjadi telah menghanguskan 151 kios, terdiri dari kios Pasar Besi 135 kios dan 16 Kios Pasar Burung.
Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan memasang garis polisi, menggali penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Temuan sementara di lapangan, didapati dari setiap blok hanya ada satu meteran KWH, sedangkan tiap blok terdiri dari puluhan kios sehingga dari tiap kios dilakukan sambungan pararel melalui kabel, sangat rentan dan sangat beresiko untuk terjadinya korsleting listrik.
Sementara itu, menurut Kapolsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota IPTU Hartono, kebakaran diduga karena hubungan arus pendek listrik.
“Diduga karena korsleting listrik, namun demikian kami masih terus melakukan penyelidikan dengan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, perkembangannya nanti diinformasikan,” tegasnya.
Selanjutnya jelas Kapolsek, berdasarkan keterangan para saksi kejadian kebakaran terjadi sekitar jam 07.00 wib, ketika salah seorang saksi bernama Ajeng Lia (45) akan buka kiosnya yang ada di TKP.
“Awalnya saksi melihat kepulan asap hitam dari salah satu kios, kemudian memberitahu warga sekitar lokasi untuk meminta bantuan, selanjutnya warga berusaha mendobrak kios yang terbakar tersebut, saat didobrak ternyata di dalam kios tersebut api sudah membesar,” pungkasnya.**






