Para Tokoh Kawanua di Jakarta Duduk Bareng Berikan Sumbangsih Pemikiran untuk Asta Cita dan Sulut Maju

oleh -
Para Tokoh Kawanua di Jakarta Duduk Bareng Berikan Sumbangsih Pemikiran untuk Asta Cita dan Sulut Maju

Pendapat Philip ini didukung Tokoh Masyarakat Jaton (Jawa Tondano) Ali Hardi Kiai Demak, yang hadir dalam diskusi. Sama seperti Philip, Ali Hardi juga mengharapkan Para Tou Kawanua, hendaknya memanfaatkan di masa pemerintahan Prabowo, dengan menggelar kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan diminati Prabowo dan keluarganya, guna terciptanya keakraban.

Kegiatan yang dimaksud antara lain menurut Ali Hardi, adalah bisa dalam  bentuk kegiatan pertukaran budaya Jawa dan Minahasa. Alasan Ali, mengingat keturunan Prabowo adalah campuran antara suku Jawa dan suku Minahasa.

“Pertukaran budaya adalah contoh kecil saja, dan masih banyak kegiatan yang bisa diminati keluarga Prabowo,” ujar Mantan Anggota DPR RI Dapil Sulut ini.

Ide dan pendapat dua tokoh senior Kawanua diatas, mendapat sambutan positif Mayjen TNI Rano Tilaar, yang saat ini menjabat Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhanas.

Mantan “Nyong Sulut” ini bangga dengan Presiden Prabowo Subianto yang banyak memiliki historis dengan para Tou Kawanua pendahulu.

Rano menceritakan, bahwa ikatan emosional keluarga Prabowo, ayahanda dan ibu Prabowo dengan para tokoh-tokoh Kawanua, sudah tercipta sejak lama. Kemudian Ia menjelaskan, bagaimana hubungan erat antara Ayahanda Prabowo Subianto yakni Sumitro Djojohadikusumo dengan Mantan Gubernur Sulut Letjen TNI (Purn) GH Mantik, begitu juga keluarga Prabowo sangat dekat hubungannya dengan keluarga pemilik maskapai Bouraq Jerry Sumendap.

Baca Juga:  Mantan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Terkait Harun Masiku

“Nah hubungan para senior tokoh kawanua tersebut itu kemudian berlanjut secara regenerasi dengan Kawanua yang lain hingga saat ini. Antara lain kedekatan Pak Prabowo dengan sejumlah pemuda Kawanua yang bekerja untuk Pak Prabowo di Hambalang. Baik bekerja di perusahaan Pak Prabowo maupun merawat rumah,” ungkap suami dari Tanya Tengker, SE, MBA.

“Dan yang saya tangkap Pak Prabowo tidak akan pernah melupakan orang yang pernah bekerja untuk dia,” ujar Mantan Danrem 052/Wijayakrama ini.

Karena itu Rano mengharapkan, mereka para pemuda Kawanua, yang berada di lingkaran 1 Hambalang, diharapkan juga bisa membuka jalan bagi pemuda-pemuda dan warga Kawanua yang lain.

“Untuk itu sudah waktunya organisasi kawanua menciptakan satu sistem perekrutan atau mengakomodir terhadap warga kawanua satu sama lainnya,” tambah Mantan Staf Ahli Kasad ini.

Lanjut Rano, sistem ini ke depannya harus ada, dan semoga mereka yang sudah berhasil duduk pada posisi-posisi strategis baik dipemerintahan maupun di BUMN dan swasta, benar-benar peduli dengan para Kawanua yang lain yang belum beruntung.

Baca Juga:  Irjen Pol Purn Ronny Sompie Hadiri Peringatan HUT Ke 24 Persatuan Purnawirawan Polri

“Jangan sampai muncul pepatah: “Suka melihat teman yang sama-sama susah”.  Padahal seharusnya kalimat ini dibalik,” cetus Rano mengingatkan.

Dibagian lain Mantan Kaskogartap I Jakarta ini, mengusulkan, jika ada pagelaran iven yang akan dibuat warga kawanua yang akan menghadirkan Presiden Prabowo, maka sebaiknya diselenggarakan di Manado, bekerja sama dengan Gubernur Sulut Terpilih Senior Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus Komaling.

“Apalagi torang pe Pak Gubernur Terpilih ini memiliki kedekatan dan punya akses khusus ke Presiden Pak Prabowo. Pada diskusi berikut saya usul juga bisa mengundang Gubernur Sulut Terpilih Senior Mayjen Yulius Selvanus Komaling, untuk hadir berdiskusi,” ujar Rano.

Mengenai rencana hadirnya sekolah unggulan di Langowan Minahasa, Ia menjelaskan, perlu melibatkan pengurus sekolah-sekolah international yang sudah ada di Sulut seperti dari Pengurus SMA Lokon, Manado International School atau Dian Harapan, untuk diusulkan masuk dalam tim guna memberi masukan-masukan ke presiden mengenai pendirian sekolah unggulan tersebut.

Comments

comments