Jateng Jadi Provinsi Pertama Bentuk Lembaga Fasilitas dan Sinergitas Pesantren

oleh -
oleh
Gubernur Ahmad Luthfi memberi ucapan selamat seusai mengukuhkan pengurus Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 8 September 2025. Foto: dokumentasi
Gubernur Ahmad Luthfi memberi ucapan selamat seusai mengukuhkan pengurus Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 8 September 2025. Foto: dokumentasi

Ketua LFSP Jawa Tengah, Hasyim Muhammad menyampaikan, pada tahap awal, lembaga akan fokus pada penataan organisasi dan penyusunan program.

“Pada Oktober nanti, Insyaa Allah akan ada rapat penganggaran. Saat ini, terkait beasiswa luar negeri, kita siapkan program, juknis, dan mekanisme rekrutmen. Untuk tahap awal, kerja sama dengan 40 perguruan tinggi dalam negeri bisa segera dilaksanakan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan LFSP menjadi langkah penting bagi pengakuan dan penguatan pesantren.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Pangan di Jateng, Ahmad Luthfi Instruksikan BUMD Gelar Pangan Murah

“Pesantren tidak hanya fokus di ilmu agama, tapi juga ilmu umum dan persoalan sosial. Lembaga ini akan memfasilitasi sinergi program Pemprov dengan pesantren, agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya. (*)

Comments

comments