Angka Kasus Hepatitis B pada Ibu Hamil di Pekanbaru Capai 11.469, Dinkes Ajak Skrining Dini

oleh -
Angka Kasus Hepatitis B pada Ibu Hamil di Pekanbaru Capai 11.469, Dinkes Ajak Skrining Dini

PEKANBARU, sorotindonesia – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru merilis data yang mengkhawatirkan terkait penyebaran Hepatitis B di kalangan ibu hamil. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 11.469 kasus Hepatitis B ditemukan pada ibu hamil di kota tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pekanbaru, Edi Satriawan, menyatakan bahwa Hepatitis B merupakan penyakit menular yang penularannya bisa terjadi dari ibu hamil ke bayi, melalui hubungan seksual, hingga penggunaan jarum suntik atau pisau cukur secara bersamaan.

Menyikapi tingginya angka kasus ini, Dinkes Pekanbaru kini menggencarkan upaya deteksi dini. Edi menjelaskan, pihaknya telah melakukan program skrining di seluruh 21 puskesmas milik pemerintah kota. Skrining ini tidak hanya untuk Hepatitis B, tetapi juga untuk penyakit menular lainnya seperti HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TBC).

Baca Juga:  Wakapolri Laksanakan Giat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kastoeri Pekanbaru

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri ke puskesmas jika merasa tidak enak badan atau memiliki faktor risiko. Menurutnya, pencegahan dan penanganan sejak dini adalah kunci untuk memutus mata rantai penularan.

“Untuk skrining ini, masyarakat harus datang ke puskesmas. Kalau merasa tidak enak badan, datanglah ke puskesmas, petugas di puskesmas akan siap melayani, obat disediakan, gratis,” pungkas Edi.

Baca Juga:  Wakapolri Laksanakan Giat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kastoeri Pekanbaru

Comments

comments