Daftar ke KPU Kota Semarang, Erry Sadewo Ingatkan Caleg Golkar; Jadi Blandong, Jangan Jadi Gerandong

oleh -
Daftar ke KPU Kota Semarang, Erry Sadewo Ingatkan Caleg Golkar; Jadi Blandong, Jangan Jadi Gerandong
Ketua DPD Golkar Kota Semarang Ery Sadewo. [Foto: rifqi]

Semarang | sorotindonesia.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Semarang, Erry Sadewo mengingatkan para kader yang maju sebagai calon legislatif (Caleg) agar bekerja keras, ulet sebagaiman blandong (penebang kayu tradisional). Ia tegaskan pula agar jangan jadi gerandong (pribadi yang serakah) yang merampok hak rakyat.

“Pilwakot itu nantilah setelah hasil pileg ini, yang pentong kalau saya menginstruksikan kepada caleg-caleg Golkar, jadi blandong. Golkar itu kerja, blandong, tapi tidak jadi gerandong, perampok uang rakyat,” kata Ery usai mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Sabtu (13/5/2023).

“Jangan jadi gerandong, jadi blandong,” ulangnya menegaskan.

Erry menegaskan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan terkait potensi Partai Golkar mendapatkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang untuk membuka peluang maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Semarang.

Menurutnya, Partai Golkar tidak perlu banyak wacana, namun kerja nyata membangun bangsa agar memiliki peran dalam membangun negara.

“Kita tidak perlu andai-andai yang luar biasa, tapi bagaimana bangsa ini, negara ini lebih baik. Kita menginginkan bahwa kita jangan jadi penonton di negaranya sendiri,” ujarnya.

“Kan panjenengan sudah paham kan, negara kita sedikit demi sedikit menjadi penonton di negaranya sendiri. Sebentar lagi jadi budak di negaranya sendiri, tidak ada suatu perubahan” sambungnya.

Terkait kesiapan pendaftaran, ia menyebut, ada 50 bacaleg yang didaftarkan ke KPU Kota Semarang. Mereka adalah kader terbaik Partai Golkar yang siap meraih kursi dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Daftar lengkap 50 kursi (bacaleg), 30 persen putri lengkap terisi. Target insya Allah setiap dapil,” ujarnya.

Menjawab tentang target perolehan kursi untuk membuka peluang kader Golkar maju dalam Pilkada Wali Kota Semarang, ia yakin di era milenial ada banyak kader yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Partai Golkar.

“Golkar itu banyak anak muda. Hampir 70 persen caleg milenial, kita yang tua-tua ini hanya mengawal. Dan mudah-mudahan kembali seperti dulu,” harapnya.

Ia mengungkapkan, fokus partainya saat ini masih sama, yakni pembangunan di segala bidang, “Ya kalau kita pasti membangun dalam segala hal, kesejahteraan, kedamaian, pemerataan keadilan,”

“Kita jangan hanya bicara wong cilik tapi wong cilik ra diopeni kan sama saja. Kita pembangunan dalam segala hal,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, para bacaleg yang mendaftar ke KPU diarak dengan mengenakan caping sebagai simbol berasal dari rakyat dan bekerja keras untuk rakyat. (Rifqi)

Comments

comments