Begini Strategi Pemprov Jateng Cegah Kematian Ibu dan Bayi

oleh -
oleh
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi dari Dekan dan peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang Kamis (11/9/2025)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi dari Dekan dan peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang Kamis (11/9/2025). Foto: dokumentasi

Dekan Fakultas Kedokteran Undip Dr dr Yan Wisnu Prajoko MKes Sp B(K) Onk, mengatakan, kunjungannya ke Kantor Gubernur itu untuk melaporkan upaya-upaya yang dilakukan untuk memperbaiki atau menurunkan angka kematian ibu dan anak secara optimal.

Tiga hari lalu, kata dr Yan, tim dari Fakultas Kedokteran Undip telah melakukan penelitian dan pengamatan di Kabupaten Brebes, berkaitan dengan sumber daya manusia, tenaga kesehatan, fasilitas, kecepatan respons darurat, dan lainnya.

“Kita akan berputar, tidak hanya di Brebes tetapi juga di kabupaten lain berdasarkan masukan dari Dinas Kesehatan. Setiap daerah itu punya problematika sendiri-sendiri. Maka dari itu, kami dari akademisi akan turun mencari problematika spesifik tersebut dan mencoba mencari jalan keluarnya,” kata Yan Wisnu usia bertemu Ahmad Luthfi.

Baca Juga:  Mengenal Cumi-cumi Darat Dalam Debat Calon Wali Kota Semarang

Dikatakan, dukungan Fakultas Kedokteran Undip untuk program Speling yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi. Ia akan mengidentifikasi ulang seluruh dokter spesialis atau calon dokter spesialis yang dimiliki Undip untuk diterjunkan ke lapangan.

“Dokter Spesialis maupun calon spesialis yang sudah siap turun ke lapangan akan kami identifikasi dan kita lakukan semacam KKN tematik. Itu kita sebar ke daerah-daerah,” katanya. (*)

Baca Juga:  GPN Gelar Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin dan Yoyok-Joss di Pilkada 2024

Comments

comments