Asep Komarudin (Askom) Deklarasikan Maju Ke Bursa Calon Ketua DPD KNPI Jabar

oleh -

BANDUNG – Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Barat (KNPI Jabar), Asep Komarudin yang akrab di sapa Kang Askom, menggelar kegiatan deklarasi sekaligus penyampaian visi dan misi untuk maju sebagai kandidat calon Ketua DPD KNPI Jabar periode 2017 – 2020.

Kegiatan deklarasi ini dilaksanakan di Grand Asrilia Hotel, Kota Bandung, Senin (18/12/2017). Dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Jabar Saca Suhendi, jajaran pengurus OKP serta tamu undangan yang diantaranya adalah Ketua DPD KNPI Jabar periode 1997 – 2000,   

“Askom lahir dari sahabat-sahabat, bukan berasal dari anak pejabat dan pengusaha atau elit, tapi lahir dari proses yang panjang di organisasi dan luar organisasi. Askom baru bisa melaksanakan deklarasi saat ini karena menjalankan dulu proses untuk menuju musda dan bersilaturahmi,” ujar Abdul Azis membuka perkenalannya kepada seluruh tamu undangan. 

Askom adalah putra Sukabumi yang lahir pada tanggal 15 Maret 1978 dan kini berdomisili di Cipadung, Bandung. Alumni Pondok Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi ini statusnya telah menikah dan sedang menyelesaikan pendidikan studi program S3 (Doktor) di UIN SGD, Bandung. 

Askom adalah Lulusan pascasarjana Religious Studies yang juga aktif dalam penelitian dan pengkajian di bidang sosial, keagamaan, pendidikan, pemerintahan, politik dan budaya. 

Selain kini menjabat sebagai Direktur Sosial, Budaya dan Agama di Pusat Kerja untuk Program Kerja Daerah (Puskerda), Askom juga aktif sebagai Ketua lembaga riset dan kajian program pembangunan nasional dan daerah ‘Rumah Pemikir Indonesia’, serta Direktur Eksekutif lembaga survey and consulting Pilkada Landscape Politik Lokal Indonesia. 

Di organisasi, ia terakhir menjabat ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana al Washliyah (ISARAH) Jawa Barat, Sekertaris DPD PPAPRI Jawa Barat dan Wakil Ketua I (Komisi Organisasi) DPD KNPI Provinsi Jawa Barat.  

Mengangkat visi Menjadi Pemuda Jawa Barat yang Hebat, Humanis dan Harmoni. Ber-tagline “Waktunya Kita Bersama, Merangkai Harmoni, Merajut Kebersamaan Menjadi Pemuda Hebat”, Askom disalasatu misinya ingin menjadikan KNPI mitra terdepan dalam pembangunan sehingga pemuda menjadi bagian yang senantiasa melekat dan tak terpisahkan dalam setiap program pembangunan. 

“Askom mengalami perjalanan mirip dengan saya. Di era saya, Jabar menjadi rujukan apakah KNPI akan bubar atau tidak, karena bertepatan dengan awal reformasi,” kata Kang Agus, Ketua KNPI Jawa Barat periode 1997-2000. Hal itu dikatakan oleh Kang Agus melihat kondisi yang terjadi di tubuh KNPI saat ini. 

Kang Agus menambahkan, ia ingin melihat pemuda Jawa Barat kembali menjadi rujukan, melihat potensi jumlah pemuda di Jawa Barat adalah yang terbesar di Indonesia. 

“Pilihlah sesuai nurani, sosok yang mempunyai kualitas dan kapasitas untuk membesarkan pemuda Jawa Barat,” pesan Kang Agus kepada seluruh tamu undangan yang hadir. 

Pada kesempatan paparan gagasannya, Askom ingin mewujudkan Pemuda Jawa Barat yang Hebat, Humanis dan Harmonis. “Hebat itu adalah representasi dari Harmoni dalam kebhinekaan, Empati dalam kebersamaan, Berdikari dalam pemikiran dan pendirian, Aspiratif dalam kebijakan, dan Terdepan dalam kemajuan,” terang Askom.

Satu sisi Askom juga menyinggung tentang pembangunan kepemudaan yang dirasa selalu menemui hambatan, “Harus dibuat blueprint grand design program yang berkelanjutan, sehingga setiap pergantian kepengurusan dan kepala daerah, program yang dirancang untuk pembangunan kemajuan pemuda tidak terputus,” jelasnya.

Ditanya seusai acara deklarasi oleh wartawan terkait dualisme kepengurusan yang terjadi di Jawa Barat, Askom menjawab akan menyerahkannya ke Musda. “Musda itu forum tertinggi,” ujarnya. Namun ia pun memberikan apresiasinya dengan banyaknya kandidat yang muncul di Musda kali ini, “Saya kira semua kandidat menawarkan solusi,” ucapnya. [St]

Comments

comments