13 Sekolah Meriahkan Pencatatan Rekor Muri “Senam Berencana itu Keren”

oleh -
oleh
Rekor Muri
Bupati Murung Raya Dr Perdie M Yoseph MA didampingi ibu saat menerima Sertifikat Pemecahan Rekor Muri untuk Senam Berencana itu Keren di Alun Alun Jorih Jerah. Foto : adr

MURUNG RAYA, SOROT INDONESIA – Sebanyak 13 sekolah terpilih meriahkan pencatatan Rekor Muri senam “Berencana itu keren” yang di gagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KBP3A) dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Murung Raya ke-21.

Senam itu diikuti oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph, Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor, Anggota DPRD Murung Raya Heriyus, Johansyah dan Susilo, Kepala BKKBN Provinsi Kalteng, Jeanny Yola Winokan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Murung Raya serta ribuan siswa/siswi yang dilaksanakan di stadion Dr. Willy M. Yoseph, Sabtu (29/7/2023).

Kepala Disdalduk KBP3A Kabupaten Murung Raya Dra. Lynda K. Perdie mengatakan, bahwa hampir 10 tahun ini pemerintah kabupaten Murung Raya melaksanakan kegiatan HUT tetapi tidak pernah melibatkan remaja-remaja dari sekolah-sekolah.

“Maka dari itu saya punya inisiatif untuk melibatkan anak-anak remaja dari sekolah-sekolah untuk ikut memeriahkan Hut Kabupaten Murung Raya ke-21 ini sekaligus turut serta mensukseskan pencatatan Rekor Muri buat kabupaten tercinta kita,” Kata Lynda yang juga merupakan istri dari orang nomor satu di Bumi Tana Malai Tolung Lingu itu.

Sementara Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyampaikan apresiasi kegiatan pencatatan Rekor Muri senam “Berencana itu keren” bisa terlaksana berkat sinergi dan koordinasi antara Disdalduk KBP3A Kabupaten Murung Raya dan Disdalduk Provinsi Kalteng serta BKKBN Provinsi Kalteng.

“Saya dengan ibu Lynda memperhatikan sekali mengenai berencana ini, baik mengenai berencana masa depan, berencana rumah tangga, berencana sekolah, kuliah dan bekerja untuk generasi muda milenial di Kabupaten Murung Raya ini,”ungkap Perdie.

Karena kalau tidak dilakukan demikian, lanjut Perdie, potensi dan resistensi adik-adik remaja ini kalau lulus SMA pasti akan berpikir pendek dan akan berpengaruh pada pernikahan dini yang ujung-ujungnya Stunting.

“Ini harus kita kaitkan dengan berencana itu keren, apalagi kita di Murung Raya ini kasus Stunting cukup tinggi. Oleh karena itu, saya berpesan kepada adik-adik remaja supaya menghindari pergaulan-pergaulan bebas yang negatif. Bahkan, pergaulan yang buruk bisa merusak kebiasaan yang baik,”pungkas nya.(adr/red)

Comments

comments