Yudi Mulyana, Calon Pemimpin Masa Depan Kota Bandung

oleh -
Yudi Mulyana, Kader PKP Jabar Calon Potensial Pemimpin Masa Depan Kota Bandung
Yudi Mulyana saat berbincang dengnan awak media di salasatu rumah kopi kawasan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (12/4/2023). [Foto: sorotindonesia.com/Elly]

BANDUNG, sorotindonesia.com – Tokoh muda asal Kota Bandung, Yudi Mulyana, adalah sosok yang mungkin saat ini belum begitu dikenal luas oleh masyarakat Jawa Barat. Gayanya yang low profile, lelaki berperawakan cukup ideal dengan model rambut pendek ini ternyata memiliki segudang pengalaman organisasi, termasuk di dalamnya organisasi kemasyarakatan serta bisnis, yang sekarang terjun ke dunia politik.

Namanya mulai muncul saat Yudi Mulyana kini diketahui tercatat sebagai Sekertaris Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan (DPP PKP) Jawa Barat usai dilantik oleh Ketua Umum DPN PKP hasil Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) 2023, Mayjen TNI (Purn) Aslizar Nurdin Tanjung, SE, MBA, PhD., pada tanggal 10 April 2023 kemarin di Jakarta.

Alhamdulillah, bergabung ke partai politik merupakan semangat baru buat saya,” ucap Yudi Mulyana kala ditemui awak media di kawasan Lodaya, Kota Bandung, Rabu (12/4/2023) malam.

Dituturkan oleh Yudi bahwa ketertarikannya terjun ke dunia politik ini karena mekanisme untuk menentukan kebijakan publik oleh pemerintah harus melalui proses politik sesuai mekanisme perundangan atau konstitusi yang berlaku. Kesempatan itu juga datang kala Yudi beberapa kali berjumpa dengan Ketua DPP PKP Jabar, Adri Mahran Pratama, di sejumlah forum.

“Saya sendiri masih banyak belajar tentang politik. Insya Allah, ini sesuatu yang harus saya jalankan dan laksanakan dengan penuh tanggung jawab usai pelantikan bersama rekan-rekan di DPP PKP Jabar dibawah komando Bapak Adri Mahran Pratama sebagai ketua dan di jajaran DPK supaya bisa amanah,” jelasnya.

Menariknya, diungkapkan oleh Yudi Mulyana, bergabungnya ke PKP tidak lepas juga dari peran ayahnya yang menjadi kader partai politik berlogo burung garuda serta padi dan kapas tersebut saat dipimpin oleh Bang Yos, nama panggilan akrab dari Sutiyoso.

“Ketertarikan ke PKP ini karena kebetulan ayah saya menjadi salasatu kader PKP, beliau cukup dekat dengan Bapak Sutiyoso yang saat itu menjadi Ketua Umum PKP (sebelumnya PKPI-red). Saya sering mendampingi ayah saya, namun saat itu saya belum terpikirkan untuk bergabung ke partai politik,” ungkapnya.

Yudi juga menambahkan, sebelum memutuskan untuk bergabung ke PKP, sempat mengutarakannya ke istri dan anak-anaknya.

“Iya, saya berkonsultasi dengan istri dan anak-anak sebelum memutuskan bergabung ke partai politik, PKP. Alhamdulillah, diberikan restu, dan mereka menitipkan pesan agar saya bisa amanah,” ucapnya.

Meski PKP belum lolos menjadi salasatu partai politik peserta Pemilu 2024, diakuinya tidak menjadi kendala bagi Yudi, bahkan menurutnya menjadi kesempatan yang panjang untuk mematangkan dan memantapkan PKP Jabar dan pribadinya untuk menghadapi Pemilu di tahun 2029 yang akan datang.

“Tidak masalah saat ini PKP belum lolos menjadi peserta pemilu 2024. Tentunya kesempatan ini akan menjadi ajang untuk kita fokus memantapkan konsolidasi dan menjaring kader baru. Edukasi politik kepada masyarakat juga menjadi bagian program kita ke depan, agar masyarakat tidak alergi terhadap politik, akan tetapi memahami dan menyikapi politik secara proporsional,” beber Yudi yang saat ini berusia 44 tahun dan menjabat area manager di salasatu perusahaan internasional pembiayaan otomotif.

Saat ditanya tantangannya untuk membidik posisi pemimpin Kota Bandung untuk tahun 2029 mendatang, Yudi menjawab secara diplomatis bahwa sebagai putra daerah harus siap.

“Masih jauh ya, fokus kita saat ini adalah membesarkan partai, namun jika nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat (menjadi pemimpin Kota Bandung), saya tentunya harus siap. Prinsipnya, kita sama-sama menginginkan Kota Bandung ini terus semakin baik dan maju,” pungkas Yudi Mulyana sambil mengembangkan senyumnya.*

Comments

comments