Seorang Remaja Ditusuk Begal Motor Saat Menunggu Temannya Buang Air Kecil

oleh -
Begal
foto : ilustrasi begal motor (fakta.co.id)

BANDUNG, sorotindonesia.com – Minggu dinihari sekitar pukul 03.30 Wib, seorang remaja berisial Al (14) mengalami nasib nahas. Ia kehilangan sepeda motornya akibat digasak dan dibawa kabur oleh sekelompok begal. Bukan hanya itu, kelompok begal tersebut sebelum membawa kabur motor sempat memukuli dan menusuk korban di bagian perut kanan dan leher.

Menurut Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Martha, pada pesan pendeknya menerangkan bahwa peristiwa itu terjadi di Jl. Terusan Ibrahim Adjie (belokan SMP 18) Kel. Margasari Kec. Buahbatu kota Bandung pukul 03.30 Wib, (16/4). Peristiwa itu dilaporkan oleh keluarga Korban pada Pukul 22.00 Wib ke Polsek Buahbatu Bandung dengan LP Nomor : LP/394/IV/2017/JBR/RESTABESBDG/SEKTOR BUBAT, tanggal 16 April 2017, An. Saksi pelapor Hendrizal.

Menurut Reny, kronologi awalnya korban Aldo pada hari, Minggu (16/4), sekitar jam 03.30 Wib di Jl Terusan Ibrahim Ajie bersama 5 orang temannya mengendarai tiga motor berboncengan sepulang bermain dari Kiaracondong.

Sesampainya ditempat kejadian, mereka berhenti karena ada yang mau buang air kecil sementara teman yang lain menunggu dimotor.
Tidak lama kemudian dari arah selatan Tugu Kordon, datang sekitar 15 motor dan berhenti disebelah kiri jalan.

Kemudian salah satu dari pelaku berteriak “ini anak brigez”, bersamaan itu teman-teman korban langsung melarikan diri berikut teman korban berinisial Jo yang sedang buang air kecil. Jo berlari masuk ke arah Jalan SMP 18, dan pada saat itu korban ketinggalan karena motornya tidak bisa dihidupkan.

Para pelaku kurang lebih lima orang kemudian turun menghampiri korban dan langsung memukuli serta menusuk korban sehingga mengalami luka tusuk dibagian perut kanan dan leher. Setelah itu para pelaku mengambil motor milik korban dan Jo.

Reny menambahkan, mengetahui ada kejadian ini, Polsek Buahbatu Bandung langsung mengecek ke TKP, kemudian mencari saksi-saksi serta CCTV disekitaran TKP.

Polisi juga meminta keterangan korban dan membuatkan Visum ET Repertum. “Sampai saat ini masih dilakukan Lidik Sidik dan Pendalaman untuk kasus ini”, pungkas Reny. (St)

Comments

comments