Semarang Zoo Buka Libur Nataru dengan Lomba Gambar dan Mewarnai

oleh -
Semarang Zoo Buka Libur Nataru dengan Lomba Gambar dan Mewarnai

SEMARANG – Kebun Binatang Semarang (Semarang Zoo) membuka waktu libur natal dan tahun baru (Nataru) 2022 dengan lomba mewarnai gambar untuk anak taman kanak-kanak (TK), melengkapi gambar untuk anak sekolah dasar (SD) kelas 1 sampai 3, dan lomba mewarnai gambar untuk difabel kelas 4 SD.

“Agenda lomba saat ini ya lomba mewarnai gambar dan lomba foto instagram. Kita belum berani mengadakan kegiatan yang mengundang keramaian karena masih pandemi,” kata Manager Operasional, Swandito Widyotomo disela kegiatan, Sabtu (18/12/2021).

Menurutnya, Semarang Zoo telah melakukan pembenahan fasilitas dan wahana yang telah diperbarui. Dia tegaskan kebun binatang kebanggaan warga kota Semarang ini masih terus berbenah. Meski demikian, untuk berbagai gelaran yang mengundang konsentrasi massa masih urung dilakukan.

Selain itu, lanjutnya, Semarang Zoo juga tidak bisa membuat rangkaian agenda kegiatan sebab mesti memperhatikan kemungkinan perubahan peraturan, “Karena meski saat ini Semarang masuk PPKM level 1, tapi terkait dengan adanya kewaspadaan terhadap potensi gelombang Covid, maka untuk saat ini belum bisa membuat even yang besar,” ujarnya.

Sementara Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan gelaran di Semarang Zoo. Dari warga yang antusias mengikuti kegiatan maupun pihak sponsor.

“Kita tentunya bersyukur warga senang mengikuti even ini, juga BRI yang memberikan tabungan ratusan ribu bagi pemenang, rumah hewan memberikan piala dan Antangin yang memberikan produk dengan semua pengunjung, caranya memberikan tiket masuk di tenda yang disediakan,” ucapnya.

Lomba yang didesain dalam waktu singkat ini menurut Ketua Panitia, Nia Trisminanti tidak lepas dari adanya perubahan kebijakan tentang aturan PPKM dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, selaku penyelenggara kegiatan dirinya harus merespons dengan cepat agar anak-anak tidak kehilangan momen libur akhir tahun, “Kegiatan ini untuk memeriahkan anak-anak dalam menyambut tahun baru,” ucapnya.

Lebih lanjut Nia menuturkan teknis kegiatan dibagi dalam beberapa tahap/sesi sesuai ketentuan yang berlaku untuk mengantisipasi potensi penularan Covid-19, “Menyesuaikan dengan adanya usaha pencegahan terhadap potensi kerumunan, maka lomba kita bagi dengan aturan 2 jam dalam setiap tahap (sesi), biar tidak berkerumun,” jelasnya.

Lomba diikuti oleh anak-anak Semarang seperti Ngaliyan, Banyumanik, Semarang Barat, dan Gunungpati. Mengingat lokasi Semarang Zoo yang ada di perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal, maka secara otomatis peserta dari kabupaten tetangga Semarang cukup banyak seperti Kaliwungu, Cepiring, dan Boja.

Salah satunya seorang pengajar lukis asal Kaliwungu Taufiq yang mengajak tetangga dan beberapa siswanya mengatakan,

“Sangat bagus sekali untuk anak yang berlatih, baik yang ikut sanggar maupun yang tidak, Juga untuk pengenalan satwa, ya sering-sering saja mengadakan even seperti ini. Karena kalau ada even seperti ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk giat berlatih,” ujarnya. (qq)

Comments

comments