Ratusan Hotspot Terpantau di 4 Kecamatan

oleh -
oleh
Hotspot
Kepala Pelaksana Harian BPBD Mura Fitrianul Fahriman saat mendampingi Pj Bupati Mura Dr Hermon Msi saat diwawancarai awak media di Posko Induk BPBD, Senin (2/10/2023). Foto: adr

sorotindonesia.com, Murung Raya – Sebanyak 716 titik hotspot terpantau di 4 (empat) kecamatan di Kabupaten Murung Raya (Mura) sejak bulan Agustus hingga awal saat ini.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya Fitrianul Fahriman SP Msi saat menyambut kunjungan Pj Bupati Dr Hermon Msi ke Posko Induk Penanggulangan Karhutla di Kantor BPBD, Senin (2/10/2023).

“Ini hasil pantauan dari pihak BMKG sejak bulan Agustus hingga awal Oktober 2023 ini jumlahnya cukup ekstream 716 titik hotspot sehingga status siaga karhutla ditetapkan dari Pemerintah provinsi 9 Agustus sampai 7 Oktober ini,” kata Kalaksa saat memberikan penjelasan di Posko Induk.

Saat ini pihaknya terus berupaya untuk melakukan berbagai langkah baik pencegahan, penanggulangan di lapangan untuk mencegah semakin meluasnya potensi ancaman karhutla tersebut.

“Kita sudah melakukan upaya, dari sosialisasi ke masyarakat, mendirikan posko lapangan, patroli, serta kegiatan groun cek lapangan,” ungkap Kalaksa BPBD ini lagi.

Fitrianul juga menambahkan peningkatan titik hotspot yang cukup ekstream ini dari hasil pantauan lapangan terjadi pada lokasi lokasi yang sulit di jangkau oleh tim dari BPBD kabupaten.

“Jaraknya hampir tidak mungkin kita jangkau, untuk 4 kecamatan seperti Tanah Siang, Laung Tuhup, Barito Tuhup Raya dan sebagian di Kecamatan Murung pada lokasi yang ekstream. Sehingga dalam waktu dekat kita akan membangun tiga posko lapangan,” tambahnya lagi.

“Selain itu dalam waktu dekat, BPBD pada perubahan anggaran tahun ini telah menganggarkan pengadaan 10 unit alat pemadaman api lengkap bagi 10 kecamatan untuk membantu melakukan penanggulangan meluasnya dampak kebakaran di wilayahnya masing-masing,” tandasnya. (adr/red) 

Comments

comments