Pemuda Di Aceh Ciptakan Piala Dari Kayu Jati

Pemuda Di Aceh Ciptakan Piala Dari Kayu Jati

BIREUEN – Piala biasanya terbuat dari perak atau logam lainnya. Namun dengan keahlian dan kekreatifan tiga pemuda desa di Aceh, dengan bahan dasar kayu jati, tercipta beraneka trofi yang indah dan mewah.

Ketiga pemuda asal Desa Geulanggang Kulam, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, ini, yakni Muammar, Zepan, dan Didi itu mengaku cinta dunia sepak bola sejak kecil,

Karya mereka berawal dari pesanan panitia turnamen sepakbola di desanya untuk membuat piala bagi para pemenang turnamen tersebut.

“Jadilah kami mencoba mengakali membuat trofi yang bahannya mudah ditemukan tapi bernilai jual. Alhasil akhirnya ini diminati,” kata Muammar.

Desanya yang dikenal sebagai sentra perabot, memudahkan mereka mendapatkan bahan dasar kayu jati untuk membuat barisan trofi cantik yang dipoles mengkilat.

Dibanderol dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per set, trofi karya mereka sudah mulai dikenal oleh pecinta sepakbola khususnya di Kabupaten Bireuen.

“Kami mendesain dengan melihat banyak referensi baik melihat aneka trofi yang dijual di toko-toko sport, maupun melihatnya di internet, jadilah hasilnya seperti ini,” tambah Muammar memperlihatkan hasil karya mereka.

Baca:   Tingkatkan SDM Kerajinan Tangan

Hasil karya mereka pun mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, tak hanya Bireuen, tetapi juga Aceh.

Hal itu dikarenakan sarana promosi via facebokk yang gencar mereka lakukan selama ini. Pemesanan terus berdatangan termasuk salah satunya untuk piala Bupati Bireuen tahun ini.

Comments

comments



Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.