Pasca Roboh, Proyek Bangunan Tapal Batas Palangka Raya – Katingan Terbengkalai

oleh -
Proyek Bangunan Tapal Batas
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang dan Perhubungan Kab. Katingan

Palangkaraya, sorotindonesia.com – Pasca robohnya bangunan perbatasan antara Kabupaten Katingan dan Kotamadya Palangka Raya dua tahun silam masih banyak meninggalkan pertanyaan di kalangan masyarakat.

Proyek yang menelan dana puluhan milyar tersebut roboh di tengah-tengah pekerjaannya, sehingga membuat pekerjaan terhenti sampai sekarang.

Berdasarakan hasil pengamatan media SSI, proyek tersebut kedepannya untuk memperindah perbatasan antara kota palangka raya dan kabupaten Katingan. Perencanaannya pihak Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Katingan akan menstrelikan areal dengan lebar menyisir jalan Cilik Riwut 500 meter dan panjang ke dalam 1.000 meter, peruntukannya untuk kawasan wisata kuliner dan hiburan.

Namun semua hanyalah tinggal kenangan tampa ada kejelasan selanjutnya.

Proyek Bangunan Tapal Batas
Kondisi Bangunan Perbatasan Yang Dibangun Pemkab Katingan Yang Ambruk

Di ruang kerjanya rabu 5/04/2017, Kepala Dinas Pekerjaaan Umum Penata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Katingan, Ir. Alyono, M.T Menyampaikan bahwa proyek tapal batas tersebut sementara ini tidak dilanjutkan dikarenakan banyak hal, terutama nnti menunggu hasil investigasi penyelidikan terkait robohnyanya bangunan tersebut, baik kesalahan dipihak mana.

“Sementara ini kita tidak fokos untuk proyek tersebut dikarenakan diperlukan evaluasi, baik kunsultan untuk pembangunan kedepannya, dikarenakan perlu untuk uji kepatutan struktur tanahnya yang bergambut bagaimana jenis bangunannya nnti.” Paparnya.

Ditambahkan nya juga pemerintah dia meminta apapun terkait pekerjaan pada pemerintah kabupaten katingan diminta kepada rekan-rekan aktivis maupun wartawan bisa diajak kerjasama untuk membangun kabupaten katingan, jangan mencari masalah, berilah masukan yang bisa membangun.

“selama ini banyak laporan yang masuk ke kami didinas pekerjaan umum penata ruang dan pergubung, apalagi setelah adanya keributan bupati, saya berharap ini jangan jadi bomerang” jelas sosok yang juga asli putra daerah Katingan kepada SII.(INDRA/YUDI)

Comments

comments