Sorotindonesia – Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya setelah finis kedua di Grand Prix Jepang, Sirkuit Motegi, pada Minggu (28/9/2025). Kemenangan ini, yang merupakan gelar pertamanya sejak 2019 setelah melewati empat tahun penuh cedera, menuai decak kagum dan pujian emosional dari para pesaingnya di lintasan.
Fabio Quartararo dari tim Yamaha mengaku ikut emosional melihat kebangkitan Marquez. “Setelah banyak cedera dan keputusan sulit, dia pantas mendapatkannya. Dia legenda, jadi selamat untuknya,” ujar Quartararo.
Sentimen serupa datang dari pembalap muda, Pedro Acosta, yang menyebut pencapaian Marquez sebagai salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga. “Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaannya. Selamat untuk Marc dan orang-orang di sekitarnya, karena mereka pun banyak berkorban,” kata Acosta.
Franco Morbidelli dan Brad Binder menyoroti dominasi Marquez sepanjang musim ini. Menurut Morbidelli, performa Marquez dan Ducati telah menjadi referensi bagi semua pembalap. Sementara Binder menyebut perjalanan Marquez empat tahun terakhir sebagai sesuatu yang “gila” dan luar biasa.
Dengan gelar ketujuhnya di kelas premier, Marc Marquez kini menyamai pencapaian legenda MotoGP, Valentino Rossi. Ia hanya terpaut satu gelar dari rekor sepanjang masa yang dipegang oleh Giacomo Agostini.


