LKP Revi Model Dan Akting, Kembangkan Potensi Bakat Dan Kepercayaan Diri Anak Didik

oleh -
LKP Revi Model Dan Akting, Kembangkan Potensi Bakat Dan Kepercayaan Diri Anak Didik

BANDUNG, sorotindonesia.com,- Lembaga Kursus dan Pelatihan Revi Model & Akting (LKP RMA) gelar final exam modelling TA 2020/2021 yang dilaksanakan di Piset, Jl. Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (28/3/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 70 anak didik tersebut turut dihadiri oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata Kota Bandung.

LKP RMA sendiri merupakan lembaga non formal yang memperkuat image Kota Bandung yang dikenal dengan sebutan Paris van Java, terkemuka dalam bidang fashion di tanah air, dan merupakan lembaga pertama dan satu-satunya di bidang model dan akting yang telah mendapat sertifikasi resmi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui Kepala Bidang PP PAUD dan Dikmas, Drs. H. Abdul Gaos, M.Pd., mengatakan pada sambutannya bahwa ada 3 model pendidikan yang selama ini berjalan, yakni pendidikan formal, pendidikan informal, dan pendidikan non formal.

“Dengan segala potensi dan keahliannya, LKP RMA ini telah memberikan sumbangsih dalam kegiatannya selama ini,” katanya.

“Sekolah tidak hanya yang formal saja, padahal kalau kita lihat bahwa tempat belajar itu tidak hanya sekolah, artinya apabila ada kelompok masyarakat yang bertujuan mengembangkan potensi anak-anak, tentunya kita harus memberikan dukungan dalam koridor yang tidak lepas dari regulasi yang berlaku,” tambahnya.

“Kalau dalam konteks UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003, disebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional itu adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab,” urainya.

“Sehingga tujuan pendidikan itu setidaknya harus mengandung etika, estetika, ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai minat dan bakat anak, yang selanjutnya adalah olahraga dan kesehatan untuk menjadi manusia Indonesia yang sehat jiwa dan raganya,” tambah Abdul Gaos.

“Jadi, kami menyambut baik setiap usaha dan langkah untuk mengembangkan potensi anak-anak didik di negara kita, khususnya Kota Bandung,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Sekolah LKP RMA, Revi Lantika, yang juga dikenal sebagai seorang model dan desainer, pada konferensi pers mengungkapkan terimakasihnya atas dukungan pemerintah kepada lembaga yang dipimpinnya.

“Saya berterimakasih kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung, yang selalu memberikan dukungan kepada kami LKP RMA yang merupakan (Lembaga Kursus dan Pelatihan Model dan Akting) satu-satunya di Kota Bandung. Saya berharap kedepannya masyarakat lebih memahami bahwa pendidikan model itu sangat penting, karena model itu tidak hanya menonjolkan cantik luarnya atau fisik saja, tetapi juga harus memiliki attitude yang baik untuk mewujudkan talenta yang profesional,” kata Revi.

Ia menjelaskan lebih lanjut, “Tujuan mendirikan LKP RMA ini, saya ingin remaja-remaja ini memiliki bakat-bakat tertentu dan pengembangan potensi yang berkarakter dan juga lebih bisa memahami keterampilan dan potensinya untuk bekal di masa depan. Menjadi model itu tidaklah mudah, harus memiliki kepribadian yang luar biasa dan smart, yang tujuannya memang model atau artis ini suatu profesi yang baik,” jelasnya.

Kepala Sekolah LKP RMA, Revi Lantika (tengah), dan Kepala Bidang PP PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Bandung, Drs H. Abdul Gaos, M.Pd., saat konferensi pers pada gelaran final exam, Minggu (28/3/2021).

Saat ini LKP RMA yang telah memiliki NPSN sejak tahun 2020 ini, telah menggodok 300 anak didik yang umumnya datang dari kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Untuk mengenal lebih jauh terkait LKP RMA, masyarakat bisa melihatnya melalui media sosial.

[st]

Comments

comments