Ketua FKDT Ajak Tidak Pilih Politisi yang Tidak Mendukung Madrasah

oleh -
FKDT
FOTO : Lukman Hakim (kanan berkacama) memberikan keterangan pers di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jum'at (21/7/2017)

Semarang – Salah satu Orator dalam aksi damai tolak Full Day School Lukman Hakim Ketua DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) menyerukan supaya para pegiat madrasah dan pondok pesantren tidak memilih calon apapun yang tidak mendukung madrasah. Menurutnya, para politisi yang tidak pro madrasah dan pesantren tidak layak jadi pemimpin bangsa ini.

”Saya menghimbau kepada para ustad, guru ngaji, serta pegiat madrasah dan pondok pesantren untuk tidak memilih pemimpin yang tidak dukung madrasah,” seru alumnus UIN Walisongo Semarang ini, saat orasi pada aksi damai tolak sekolah lima hari, di Jalan Pahlawan, depan Kantor Gubernur Jateng, Jumat, (21/7/17).

Seperti disampaikan dalam siaran pressnya, Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (KMPP) menggelar aksi damai menuntut pencabutan Permendikbud No. 23 Tahun 2017. Permendikbud ini dinilai akan melemahkan Madrasah Diniyah. Pasalnya, Permen ini mengatur sekolah lima hari selama delapan jam.

Sehingga, jika sekolah formal hingga jam empat sore, maka jam belajar di madrasah diniyah yang selama ini dijalankan sore hari tak bisa dilakukan. Karena itu, ribuan santri madrasah, para ustadz dan kiai pondok pesantren menggelar aksi hari ini. Aksi dilakukan dengan terpaksa karena tuntutan secara baik-baik tidak mendapat respon dari pemerintah.

Lukman pada kesempatan itu juga mengajak kepada semua santri se Jawa Tengah untuk siap jika harus turun aksi ke Jakarta. ”Jika tuntutan kita tidak diindahkan pemerintah, apakah saudara siap jika harus turun aksi ke Jakarta?” tanya Lukman saat orasi di atas panggung yang dijawab serentak oleh para santri ”Siaaaaapp…..,”

Dengan adanya seruan itu, para santri sangat siap jika harus berjuang untuk turun aksi ke Jakarta.

Usai orasi demi orasi untuk menyampaikan aspirasi dilakukan, peserta membubarkan diri dengan tertib. Pasukan semut aksi juga melakukan tugasnya dengan baik. Sehingga jalan pahlawan tampak bersih.

Mewakili panitia Lukman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih pada para santri yang telah mengikuti acara dengan tertib sehingga lokasi tetap bersih, juga pada satuan keamanan Banser dan Polri yang sigap menjaga massa aksi dengan sangat baik. Sehingga aksi berjalan tertib, damai dan aman. [ARH-SI]

Comments

comments