Kapolres Solok Kota di Pindah Tugaskan

oleh -
Kapolres Solok

JAKARTA, AKBP Susmelawati Rosya akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Solok Kota karena dianggap tidak tegas dalam menangani kasus persekusi sekelompok orang terhadap dr. Fiera Lovita yang bertugas di RSUD Solok.

Menurut TR yang dikeluarkan oleh Mabes Polri tertanggal 2 Juni 2017, jabatan Kapolres Solok Kota yang baru diemban oleh AKBP Dony Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit II Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

“Kepala satuan kewilayahan harusnya tegas dan berani menghadapi perkara persekusi, oleh sebab itu beliau (Kapolri) menilai kekurang tegasan Kapolres (Rosya) maka jabatannya diganti,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto kepada wartawan seusai acara diskusi publik di Cikini, Sabtu (3/6).

Menurut informasi yang diperoleh sorotindonesia, Rosya dinilai tidak melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang diduga melakukan tindak pidana di dalam kasus persekusi itu. Padahal ada aksi intimidasi dan pengancaman kekerasan.

“Karena dianggapnya, setelah bikin pernyataan, dianggap selesai. Itu yang Bapak Kapolri nilai sebagai sebuah kesalahan,” ujar Setyo seperti yang dikutip dari kompas.com.

Peristiwa persekusi yang dialami oleh dr. Fiera Lovita bermula ketika ia mengunggah status di akun sosmed-nya pada tanggal 19 Mei 2017 lalu. Setelah itu dr. Fiera didatangi oleh sekelompok orang ke rumah dan tempat kerjanya, mereka meminta agar dr. Fiera membuat pernyataan permintaan maaf karena di status akun sosmednya itu dianggap telah menghina seorang tokoh agama.

Meski sudah meminta maaf, namun intimidasi dan teror tetap dirasakannya sehingga dr. Fiera beserta anaknya berangkat ke Jakarta untuk menenangkan diri.

Saat ini AKBP Susmelawati Rosya menempati pos tugas barunya sebagai Kabagwatpers Rosdm Polda Sumatera Barat.

(St/Pr)

Comments

comments