Inilah Penyebab Kades Tahujan Ontu Tandatangani Kesepakatan Bersama Batas Desa

oleh -
Tahujan Ontu
Iyus Manto Kepala Desa Tahujan Ontu Saat Wawancara Dengan Awak Media di Gedung DPRD Kab. Mura, Senin (3/4)

Murung Raya, sorotindonesia.com – Dalam konflik tata batas yang berkepanjangan antara pihak Desa Tahujan Ontu Kecamatan Tanah Siang Selatan dengan pihak Kelurahan Beriwit Kecamatan Murung yang sudah sampai kepada penyelenggaraan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung DPRD Kab. Mura membuat sosok seorang Kepala Desa Tahujam Ontu angkat bicara.

Iyus Manto Kepala Desa Tahujan Ontu menyampaikan, “Memang saya sebagai Kepala Desa Tahujan Ontu mengakui saya sudah menandatangani kesepakatan bersama mengenai batas Desa Tahujan Ontu dengan Kelurahan Beriwit, itu dikarenakan pada saat saya menandatangani surat tersebut ada beberapa poin yang menyebutkan bahwa “tidak menghilangkan hak-hak warga desa tahujan ontu”, Senin (3/4)

“Saya selaku Kepala Desa yang juga warga Desa Tahujan Ontu sangat mendukung yang menjadi rencana pembangunan oleh pemerintah daerah baik di batas desa maupun di desa kami. Tapi kalo batas Desa Kami dirubah dari Gapura yang sudah sekian lama Pemerintah Desa Tahujan Ontu bangun malah tidak diakui dan hak-hak atas tanah dibatas desa itu malah dihilangkan, saya selaku Kepala Desa Tahujam Ontu memohon kepada Bupati Murung Raya untuk merevisi kembali Peraturan Bupati No.1 tahun 2017 tanggal 19 Januari 2017 tentang batas desa kami dengan pihak Kelurahan Beriwit.

Menurut Iyus Manto dalam pelaksanaan peraturan tersebut hak-hak warga desa tahujan ontu malah tidak diakui, seperti surat-surat tanah yang pemerintah Desa Tahujan Ontu keluarkan tidak diakui oleh warga beriwit dan pihak Kelurahan Beriwit. Dan yang muncul malah warga Desa Tahujan Ontu yang dituding mengambil dan merampas hak-hak warga beriwit.

Kepala Desa Tahujan Ontu tidak menginginkan warga masyarakatnya selalu berurusan dengan hukum, karena didasari oleh surat dari Sekertaris Daerah Kabupaten Murung Raya yang disampaikan kepada pihak Pemerintah Desa Tahujan Ontu yang menyatakan bahwa untuk penyelesaian perselisihan dan konflik kepemilikan tanah diselesaikan di pengadilan.

“Maka saya di RDPU bersama DPRD Mura yang membahas tentang masalah tata batas desa kami dengan Kelurahan Beriwit ini menyatakan bahwa saya mencabut dan menarik kembali tanda tangan dan cap desa saya yang menyetujui kesepakatan bersama penentuan tata batas desa kami dengan Kelurahan Beriwit. Dan pernyataan saya tadi akan saya buat surat pernyataan tertulis kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya”, pungkas Iyus. (yud)

Comments

comments