Haul ini, lanjut Mbak Ita, sebagai refleksi diri untuk menjadi bangsa yang lebih baik. Bangsa yang tidak hanya kuat secara fisik dan ekonomi, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

“Tadi saya mendapatkan banyak arahan atau dawuh, dari Habib Luthfi terkait dengan kegiatan- kegiatan Haul tahun ini dan tahun depan,” ujar dia.
Menurut Mbak Ita, Habib Luthfi memberikan arahan untuk menyisipkan kegiatan pemberdayaan UMKM dalam Haul Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya.
“Haul tahun depan, rencananya akan dibuat dua atau tiga hari penyelenggaraan dengan menambahkan Festival UMKM di sekitar Jalan Depok. Ini akan sangat mendukung sekali UMKM,” kata Mbak Ita.
Selanjutnya, arahan Habib Luthfi, kata Mbak Ita, yakni untuk nguri-uri sejarah alim ulama di Kota Semarang. “Ternyata di sini banyak sekali ulama-ulama yang kharismatik dan besar. Nah ini yang kita harus nguri-uri. Dawuh beliau untuk menyusun silsilah, menggali sejarah ulama-ulama besar yang berasal dari Kota Semarang,” paparnya.
Dengan bantuan dari berbagai pihak, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menyusun silsilah sejarah ulama Kota Semarang sesuai arahan Habib Luthfi. Termasuk titik-titik makam para ulama.
Senada, Ketua Panitia Haul Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya, Iswar Aminuddin mengatakan, kegiatan Haul telah mulai dengan rangkaian khataman sejak Jumat (10/5) lalu.
“Tujuannya yakni untuk meningkatkan nilai-nilai persatuan dalam menjaga negara kesatuan Republik Indonesia,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang ini.
Selain itu, lanjut dia, Haul ini juga untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. “Yang terpenting adalah silaturahmi antar umat, bahkan ada pula dari lintas agama yang hadir. Sehingga harapannya bisa tercipta kerukunan yang mempersatukan kita semua,” jelas Sekda.***






