Hadapi Tantangan Kemarau Basah, Petani Lamongan Sukses Panen Raya 4.366 Hektare Tembakau

oleh -

Petani tembakau di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kini memasuki masa panen raya dengan hasil yang memuaskan, meskipun dihadapkan pada tantangan anomali iklim atau “kemarau basah”. Total lahan tembakau yang siap panen mencapai 4.366 hektare dengan harga jual yang terbilang tinggi.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang memimpin langsung acara petik perdana di Kecamatan Sambeng pada Selasa (16/9/2025), mengakui bahwa musim tanam kali ini tidak mudah. Menurutnya, banyak petani yang harus menanam bibit lebih dari satu kali karena hujan yang masih sering turun di musim kemarau.

“Pada musim tembakau tahun ini memang tantangannya adalah iklim. Namun, Alhamdulillah hasil panennya memuaskan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Kegembiraan para petani bertambah dengan harga jual tembakau kering yang cukup baik, mencapai Rp 46 ribu hingga Rp 47 ribu per kilogram. Angka ini diharapkan dapat menutupi biaya produksi yang lebih tinggi akibat tantangan cuaca.

Secara keseluruhan, total luas tanam tembakau di Kabupaten Lamongan tahun ini mencapai 7.570 hektare. Dari jumlah tersebut, 4.366 hektare di antaranya telah memasuki masa panen raya, menunjukkan peran penting Lamongan sebagai salah satu sentra penghasil tembakau di Jawa Timur.

Comments

comments