Dr Hj Ida Wahida Hidayati Resmi Menjadi Penjabat Wali Kota Banjar

oleh -
Dr Hj Ida Wahida Hidayati Resmi Menjadi Penjabat Wali Kota Banjar
Penandatanganan berita acara penjabat Wali Kota Banjar Hj. Ida Wahida Hidayati (kiri), bersama Wali Kota Banjar masa jabatan 2018-2023 Hj. Ade Uu Sukaesih didampingi Wakil Wali Kota Banjar H. Nana Suryana.

BANJAR, Sorotindonesia.com — Pemerintah Kota Banjar melaksanakan acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar masa Jabatan 2018-2023 Dr, Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si dan H. Nana Suryana, S.Pd, M.H, kepada Penjabat Wali Kota Banjar Dr, Hj. Ida Wahida Hidayati, S.E, S.H, M.Si, yang dilaksanakan di Aula Somahna Bagja Dibuana, Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (05/12/2023).

Pada kesempatan tersebut dilakukan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan oleh Penjabat Wali Kota Banjar dan Wali Kota Banjar Periode 2018-2023 dengan didampingi oleh Wakil Wali Kota Banjar Periode 2018-2023.

Dalam sambutannya, Hj. Ade Uu Sukaesih, mengaku sangat bersyukur dapat menyelesaikan amanahnya selama 5 (lima) tahun bersama rekan kerja Wakil Wali Kota Bapak H. Nana Suryana.

Selama menjabat sebagai Wali Kota, ia mengatakan bahwa target RPJMD telah hampir selesai 100 persen. Selain itu, ada 178 penghargaan yang telah diraih dalam lima tahun terakhir.

“Inilah hasil dari kerja keras, sinergi, kolaborasi, serta kerja sama, dan tentunya berkat kekompakan bersama Forkopimda Kota Banjar. Menjadi pemimpin itu tidaklah mudah, apalagi pada masa kepemimpinan kami, dihadapkan dengan pandemi yang melanda serta keterbatasan anggaran, namun paling penting tata kelola Pemerintahan serta tata kelola keuangan di Kota Banjar telah sangat baik. Untuk itu, Ibu Penjabat Wali Kota tidak perlu khawatir, karena sampai hari ini Kota Banjar sangat kondusif,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, masih banyak PR yang belum diselesaikan, diantaranya RS Asih Husada yang belum mempunyai ruang operasi, sehingga operasional RS Asih Husada belum maksimal. Selain itu, Ade mengatakan bahwa masih ada rencana pembangunan yang belum terlaksana, yaitu Wisma Atlit serta Universitas Banjar.

“Kita juga berencana untuk mengembangkan Wisata Sungai Citanduy dengan membangun kereta gantung melewati sungai Citanduy. Saya akui, tidak ada pemimpin yang sempurna, untuk itu, pemimpin selanjutnyalah yang akan menyempurnakannya. Terimakasih atas dukungan dari semua pihak, sehingga kami dapat menyelesaikan amanah ini selama lima tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Banjar Hj. Ida Wahida Hidayati mengatakan, bahwa tugas sebagai Penjabat Wali Kota Banjar berat, ia mengaku tidak mungkin mampu menyamai prestasi 20 tahun pejabat terdahulu.

Menurutnya, ditugaskan selama satu tahun untuk melajutkan kepemimpinan sementara dari Ibu Ade Uu Sukaesih dan Bapak Nana Suryana. “Dari dulu, saya sudah mengenal Banjar sebagai Kewadanaan yang berubah setatus menjadi Pemerintah Kota, serta dibawah kepemimpinan Bapak Herman yang menjadi Bapak Pembangunan Kota Banjar. Untuk itu, saya memohon dukungan dari seluruh Forkopimda untuk mendukung kelancaran tugas saya sebagai penjabat Wali Kota Banjar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan cindera mata dari perwakilan Perangkat Daerah Forkopimda serta dari BJB Cabang Banjar. (*)

Comments

comments