Cina Minta Samadikun Ditukar dengan Uighur, Ini Tanggapan Indonesia

oleh
samadikun buron kasus blbi 169 milyar

Buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia BLBI, Samadikun Hartono, sudah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis 21 April malam.

Laporan-laporan media menyebutkan dia diterbangkan langsung dari Shanghai ke Jakarta dengan pesawat carter.

Tibanya Samadikun Hartono kembali di Jakarta ini menyusul pernyataan Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan, pada Kamis pagi bahwa pemerintah Cina meminta Indonesia mengekstradisi empat orang Uighur dan sebagai gantinya akan memulangkan buron kasus BLBI tersebut.

Dia menjadi menjadi buron sejak 2003 karena kabur saat hendak dieksekusi untuk menjalani hukuman penjara selama empat tahun dalam kasus penyalahgunaan dana BLBI, yang diperkirakan merugikan negara sebesar RP169 miliar.

Samadikun -yang ditangkap pihak berwenang Cina saat hendak menonton balap F1 di Shanghai, Cina- tiba di Jakarta mengenakan kaos bermotif garis abu-abu dan hitam serta celana hitam.

Sebelumnya, Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan permintaan resmi Cina untuk memulangkan empar orang Uighur asal Cina.Namun ditambahkannya pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan permintaan tersebut.

“Ada (permintaan). Tapi kalau Uighur kita akan bicara sendiri karena legal case-nya berbeda,” kata Luhut kepada para wartawan.

Keempat orang Uighur yang dirujuk pemerintah Cina itu berada di penjara karena bersekongkol dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso.

Ada kekhawatiran pemerintah Cina akan memperlakukan dengan buruk warga Uighur yang beragama Islam yang dianggap teroris, seperti dalam beberapa kasus sebelumnya. (tempo.co)

Comments

comments

Tentang Penulis: baihaqi

“katakan yang benar meskipun pahit akibatnya..”