Sorotindonesia – Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda membuat gebrakan baru dengan membuka 12.000 lowongan kerja sebagai pemanjat kelapa. Program rekrutmen massal ini diluncurkan secara resmi di Pantai Sulamadaha, Ternate, pada Rabu (3/9/2025).
Gubernur Sherly Tjoanda menjelaskan, peluang kerja ini dibuka untuk memaksimalkan potensi kelapa yang sangat besar di Maluku Utara, khususnya di wilayah Halmahera. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dengan PT Niko di Halmahera Utara.
“Selain sektor tambang, Maluku Utara juga tengah berkembang di sektor hilirisasi. Saya infokan kepada masyarakat desa yang usia produktif dan mencari pekerjaan bisa mendaftarkan diri,” ujar Sherly.
Pendaftaran untuk lowongan ini dilakukan secara modern melalui aplikasi digital “Job Seeker”, sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah pencarian kerja. Para pekerja yang nantinya lolos seleksi dijanjikan akan mendapatkan upah di atas gaji minimum, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta fasilitas pelatihan, seragam, dan perlengkapan kerja.
Peluncuran program ini turut disaksikan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, yang hadir dalam agenda peluncuran aplikasi “Jaga Desa”.





