Bentrokan Antara Brimob Dan Warga Di Semarang

Bentrokan Terjadi antara Aparat Polisi/Brimob dan Warga dalam proses eksekusi lahan yang diklaim milik PT KAI Semarang. Pelaksanaan eksekusi terdapat perlawanan dari warga dengan cara melempar dengan batu maupun molotov serta terdapat anggota Brimobpolda Jateng yang mengalami luka akibat kejatuhan dinding tembok yang dijatuhkan oleh salah satu warga kearah aparat kepolisian yang sedang menghalau warga .

 

 

 

SII.Semarang–Bentrokan terjadi antara ratusan Polisi/brimob dan warga Kebon harjo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/5/2016) pagi menjelang siang.Ratusan warga menghadang polisi yang mengamankan jalannya eksekusi rumah yang berdiri di atas tanah yang diklaim milik PT KAI Daop IV Semarang .   Tujuh korban dari aparat  Brimob, yakni :

1. Ipda RoNI HIDAYAT, anggota subden 1 (luka parah tangan kiri, plus tembus atas bawah)
2. Bripka I WAYAN SUDARYA, anggota Subden 2 (luka parah bahu kanan, dan punggung tangan kiri)
3. Bripka SUPARNO, anggota Subden 1, (luka lutut kiri)
4. Bripda MUH IMRON, anggota Subden 3 ( mengalami hest stroke )
5. Bharada MUH BANIADI, anggota Subden 3 ( mengalami Hest stroke)
6. Brigadir ARI ANGGRIANTO, anggota Subden 1 ( ket Dokter Albert : Diagnosa Jantung )
7. Brigadir SIGIT PRAMONO, anggota Subden 3, masih dalam perawatan.

saat ini ke tujuh korban  masih dalam perawatan secara intensif  di RS Pantiwiloso Dr. Cipto Semarang.

 

brimob2brimob5brimob1brimob3

 

Kronologis Kejadian

Tanggal 19 Mei 2016 pukul 07.30 s.d 17.00 di kampung Kebonharjo Semarang telah berlangsung kegiatan Reaktivasi dan Revitalisasi jalur KA stasiun Tawang Semarang – Pelabuhan Tanjung Mas oleh PT. KAI Daop IV Semarang terhadap rumah warga yang terkena jalur rel kereta api. Adapun dasar kegiatan tersebut sesuai SK Gubernur Jateng No. 590/005672. diikuti ± 1000 orang .

Pantauan SII dilapangan diperoleh informasi bahwa program Reaktivasi rel Stasiun Tawang – Pelabuhan Tanjung Emas sepanjang 400 m dengan jumlah 130 kk, 2 masjid, 2 muhsola & 2 sekolah. Sesuai data legalitas dari PT. KAI terdapat 17 yang memiliki sertifikat, sedangkan pengakuan warga terdapat 59 sertifikat (7 kk telah menerima uang ganti rugi). Saat pelaksanaan penertiban ada kegiatan Istiqasah di masjid yg dipimp oleh Imam Masjid bpk. Hartadi, serta adanya warga yang meninggal a.n. bp. MIAN akibat stres yg menyerang jantung sehingga laju alat berat terhambat saat melaksanakan penertiban.

Sebelumnya Pukul 07.30 di halaman parkir stasiun tawang dilaksanakan apel yang diambil oleh Kapolrestabes Semarang.

Pukul 08.15 tim eksekusi bergeser menuju lokasi eksekusi. Pukul 08.30 di perlintasan Rel KA sejumlah kl 100 orang dgn di koordinir Pengacara Budi Sekorianto SH menolak pelaksanaan eksekusi penertiban pemukiman warga kebonharjo yg terdampak reaktivasi.

Baca:   Ogah bayar karaoke Brimob umbar tembakan

Kemudian petugas penertiban mengarahkan 3 excavator Bego dengan pengawalan petugas PAM dr polri dgn melewati jalan samping Rel KA menuju arah kampung KebonHarjo (Rw 06) dan selanjutnya membongkar tembok batas kemudian masuk ke pemukiman Kp kebonharjo , melihat hal tersebut Pengacara dr warga Budi Sekorianto SH dan ketua Forum Rw Kebonharjo Bp parjo berupaya menghentikan dan meminta kepastian tentang jumlah rumah yg akan di tertibkan, mereka minta penertiban hanya ada di 7 umahh warga yg telah menerima penggantian dari PT KAI Daops 4 Semarang, namun petugas beserta alat berat terus maju membongkar rumah warga yg telah di beri tanda Silang warna merah adalah rumah warga yang di robohkan dan tidak bersertifikat SHM. Jumlah rumah 130 kk , 2 mesjid, 2 Mushola, 2 sekolahan, 6 pos kamling. 5.Adapun personil pam terdiri dari : a. 1 SST Denpom Semarang. b. 1 SST Koramil 03 Dim 0733/KS. c. 2 SSK Brimob Polda Jateng. d. 2 SSK Dalmas Polrestabes Semarang. e.1 SSK Polsuska. f.1 SST Gabungan intel TNI-POLRI. g. 1 SST Polwan. h.1 SSK Satpol PP kota Semarang. i. 1 SSK Tim pembersih dari stasiun tegal. j.1 SST Tim medis. 6.Hadir dalam kegiatan al : a. Dandim 0733/KS. b. Kapolrestabes Semarang. c. Kasdim 0733/KS. d.Danramil 03 Dim 0733/KS. e.Kapolsek Semarang utara. f. Kapolsek KP3 Tanjung mas Semarang. g.Kadaop IV/Semarang. h.ASM Aset PT KAI Daop IV Semarang.

Mendapat Perlawanan Dari Warga

Dalam pelaksanaan eksekusi terdapat perlawanan dari warga dengan cara melempar dengan batu maupun molotov serta terdapat anggota Brimobpolda Jateng yang mengalami luka akibat kejatuhan dinding tembok yang dijatuhkan oleh salah satu warga kearah aparat kepolisian yang sedang menghalau warga .   Ketujuh anggota brimob saat ini masih dalam perawatan di RS Pantiwiloso Dr. Cipto Semarang. Pkl 16.30 Wib Pelaksanaan eksekusi (pembongkaran rumah ) di hentikan, rumah yang belum di bongkar ada 17 rumah. Pukul 17.00 telah di laksanakan Perundingan kesepakatan antara warga dan pihak Pemerintah kota al: a. Walikota ( Hendra Prihadi Se) b. Manager Aset pt KAI Daops 4 ( bpk Eman) Perwakilan dari warga al : c.Ibu Diana. d. Bpk Parjo. Adapun hasil kesepakatan al : a.Pembongkaran di hentikan. b.Di berikanya waktu 1 minggu utk warga melaksanakan pembongkaran sendiri, bila dlm 7 hari pembongkaran belum selesai maka akan di bantu oleh tenaga dari SatPol PP. Pukul 17.15 personil keamanan gabungan TNI/ Polri dan satgas Pt KAI di tarik untuk  kembali.

tim. SII

Comments

comments



Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.