PONTIANAK, sorotindonesia – Aksi demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) selama dua hari, Rabu (27/8) dan Kamis (28/8), diwarnai oleh aksi vandalisme. Sejumlah coretan bernada kritikan hingga umpatan kini menghiasi dinding dan tiang-tiang bangunan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi menggunakan cat semprot (pilox) berwarna hitam dan merah untuk menulis berbagai tulisan seperti “DPR Anjing”, “Lawan”, serta kode “1312” atau ACAB (All Cops Are Bastards). Coretan-coretan tersebut terlihat jelas di halaman depan gedung.
Selain aksi vandalisme, demonstrasi yang sempat diwarnai kericuhan dan pembubaran oleh aparat menggunakan gas air mata ini juga meninggalkan kerusakan lainnya. Sisa-sisa bentrokan seperti tanaman yang rusak, botol, batu, hingga sepatu milik massa aksi tampak berserakan di sekitar lokasi.
Hingga hari ini, aksi demonstrasi dilaporkan masih berlanjut, dengan massa yang kembali turun ke jalan dan bergerak menuju kawasan Gedung DPRD Kalbar.





