Agen Pekerja Ilegal Makin Culas, Gunakan Modus Wisatawan untuk Kelabui Petugas Imigrasi

oleh -
Agen Pekerja Ilegal Makin Culas, Gunakan Modus Wisatawan untuk Kelabui Petugas Imigrasi
Ilustrasi

TANGERANG, sorotindonesia – Para calo dan agen pekerja migran ilegal kini menggunakan modus operandi yang semakin canggih untuk memberangkatkan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Kamboja, membuat mereka sulit terdeteksi oleh aparat. Salah satu trik yang marak digunakan adalah dengan menyamar sebagai wisatawan.

Menurut pengacara Marcel Mawengkang, para calon pekerja tidak lagi mengurus paspor di daerah asal seperti Manado untuk menghindari kecurigaan. Mereka diberangkatkan ke kota besar seperti Jakarta atau Batam untuk membuat paspor, lalu membeli tiket pesawat ke negara transit seperti Bangkok atau Singapura.

“Setelah tiba di negara transit, mereka baru masuk ke Kamboja melalui jalur darat. Dengan membeli tiket satu per satu dan tidak langsung ke Kamboja, perjalanan mereka tampak seperti perjalanan wisata biasa,” ungkap Marcel.

Cara ini membuat banyak calon pekerja ilegal berhasil lolos dari pengawasan imigrasi dan kepolisian di bandara. Meskipun Marcel mengakui bahwa aparat, seperti Polsek Bandara Manado, sudah semakin canggih dan beberapa kali berhasil melakukan pencegahan, ia menyebut masih banyak yang lolos karena metode perekrut terus berkembang.

Tantangan lainnya adalah status legalitas. Perusahaan perekrut di Kamboja bisa saja memiliki izin resmi di negara tersebut, sehingga para pekerja dianggap legal di sana. “Mereka bisa legal di sana, tapi proses pemberangkatannya ilegal di sini, karena Indonesia tidak punya perjanjian kerja migran dengan Kamboja. Ini yang masyarakat harus pahami,” tegas Marcel.

Comments

comments