Tebarkan Optimisme Swasembada dan Ketahanan Pangan

Tebarkan Optimisme Swasembada dan Ketahanan Pangan

Kabupaten Bandung-SII, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M. Herindra, Menteri Pertanian RI Prof. Dr. Andi Amran Sulaeman, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dan anggota DPR RI Komisi IV Cucun Syamsu Rizal, M.Ag., mengikuti kegiatan percepatan gerakan tanam dan panen serentak upsus padi, jagung dan kedelai di Kampung Mekar Wangi Desa Sekar Wangi Kec Soreang Kab. Bandung, Sabtu (21/1).

Acara ini di awali dengan demonstrasi panen padi dan tanam padi dengan menggunakan teraktor panen dan teraktor tanam, mesin tanam saat itu dipraktekkan oleh seorang Babinsa, alat pertanian itu dimaksudkan tentunya untuk memudahkan dan mempercepat petani dalam melakukan aktifitas tanam dan panen, dan alat tersebut diperkenalkan oleh Andi Amran sebagai hasil karya anak bangsa yang tidak kalah kualitasnya dengan negara luar. “Program ini merupakan program nasional, sudah jalan sejak tahun lalu, tahun ini kita menambah lagi 100.000 mesin alat pertanian dan kami fokus selama dalam negeri bisa produksi, kami beli”, ujar Andi. “Bila perlu kita serap 90% dari total kebutuhan dan bila ada yang rusak kami akan perbaiki”, tegasnya.

Andi menambahkan, kita patut bangga dan menghargai atas hasil karya bangsa sendiri, maka dari itu pada tahun 2015 telah dibayarkan royalti sebesar Rp. 2,6 milyar dan tahun ini disiapkan Rp. 5-10 milyar.
Selanjutnya Acara Percepatan Tanam dan Panen Upsus Pajale 2017 ini adalah mendengarkan paparan dari Pemkab Bandung yang diwakili oleh Kadis Pertanian Tisna Umaran, MP., dilaporkan olehnya lokasi yang menjadi pusat kegiatan itu adalah wilayah garapan dari Gapoktan Bagja Hurip pimpinan H. Deden yang pada tahun 2007 menjadi juara I intensifikasi padi dengan luas 300 hektar dan produksi berdasarkan BPS 6,2 ton/hektar, varietas padi yang ditanam dari jenis Ciherang dan lahan dialiri dari irigasi Leuwi Kuray.

Lebih lanjut dilaporkan oleh Tisna untuk Kabupaten Bandung bahwa target tanam April-September 2016 untuk padi adalah 27.112 ha dan realisasinya 39.612 ha, Oktober-Maret sampai dengan Januari 2017 ini dari target 54.614 ha dan sekarang sudah tercapai 30.523 ha.

Pada kesempatan itu, dihadapan Menteri Pertanian RI, Wagub, Pangdam III/Siliwangi dan Bupati Kab Bandung, anggota DPR RI Komisi IV yang juga dari Dapil Kab. Bandung Cucun Syamsu Rizal, M.Ag., mengatakan terimakasihnya kepada institusi TNI yang telah ikut membantu dan berupaya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan, ia menilai dengan dilibatkannya TNI pada proses tanam bahkan sampai panen telah memberikan semangat baru kepada petani. Kepada Bupati Dadang M Naser pun Cucun memberikan apresiasi terhadap kebijakan yang dibuatnya terkait dengan kegiatan alih fungsi lahan yang tidak di buka menjadi luas.

Kepada masyarakat Cucun menghimbau agar jangan responsif menanggapi kondisi seperti harga cabe yang saat ini harganya belum stabil. “Dengan kondisi keuangan negara yang terbatas, tapi pemerintah berupaya untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat, memberi support alat pertanian merupakan satu pembuktian”, jelasnya. “Ini luar biasa, sekarang ada asuransi pertanian”, ujar Cucun.

Cucun berpesan, tebarkan sikap optimisme, “kita bisa mempertahankan ketahanan dan kedaulatan pangan, cintai pejabat yang sedang bekerja”, ajaknya.

Di sela acara itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan 75 ton bibit padi yang di serahkan diantaranya oleh Menteri Pertanian, Pangdam III/Siliwangi, Wagub Jabar dan Bupati Dadang Naser kepada lima kelompok tani, yakni poktan Minamukti Kec Kutawaringin, poktan Sawargi kec Katapang, poktan Sejahtera kec Soreang, poktan Sawargi Sauyunan kec Katapang dan poktan Bagja Hurip kec Kutawaringin.

Di penghujung acara, Andi Amran memperkenalkan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita), ia berharap banyak generasi muda dari berbagai latar belakang yang tertarik dan ikut terlibat didalamnya untuk memajukan pertanian nasional. “Mereka berkeliling untuk melihat lahan yang bisa dikelola dan gerakan itu minta di dampingi oleh Danrem dan Dandim agar bisa berjalan dengan baik, “kami akan berikan paket pertanian pada Gempita yang sudah terdaftar”, pungkasnya.

Baca:   DIS PKPP Dukung Program "Padi" Untuk Sejahterakan Masyarakat

Comments

comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.