103 Kepala Desa di Sumbawa Dukung Fahri Lawan PKS

103 Kepala Desa di Sumbawa Dukung Fahri Lawan PKS

Sebanyak 103 kepala desa dan 3 sekretaris desa dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) menemui Fahri Hamzah di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5). Mereka memberikan dukungan moril kepada wakil ketua DPR yang tengah berperkara dengan lima oknum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Menurut juru bicara romobongan tersebut yang juga Kepala Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Zainuddin BA, kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Sumbawa yang mendukung Fahri membela hak masyarakat dan dirinya sebagai WNI.

“Kami ke sini untuk memberikan dukungan moril pada Bang Haji Fahri karena beliau adalah putra daerah Sumbawa yang menjadi andalan kami untuk memperjuangkan aspirasi dan hak-hak kami. Sekarang kami ingin sedikit membalas apa yang beliau telah perjuangkan selama ini untuk kami dengan memberikan dukungan untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak beliau,” kata Zainuddin, di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (25/5).

Tanpa bermaksud merendahkan keberadaan orang Sumbawa lainnya, lanjut Zainuddin, sebagai wakil rakyat dan pimpinan DPR, Fahri memiliki hubungan dekat dengan rakyat. “Kami merasa dirugikan dengan putusan PKS yang tanpa sebab yang terukur menggoyang Bang Fahri. Di mata kami, Fahri pemberani dan jujur berpolitik serta mampu jadi representasi budaya masyarakat Sumbawa di pusat kekuasaan,” imbuhnya.

Baca:   Sebuah Pertimbangan Tentang Sosok Cagub Aceh Muzakir Manaf

Oleh karena itu Zainuddin mengkritisi oknum PKS yang tidak paham tentang kebhinekaan Indonesia. Fahri menurut dia, tidak bisa disalahkan karena budaya yang selama ini telah membesarkannya.

“Budaya Sumbawa itu kalau A, yah bilang A tidak ada A bilang B. Bicara keras apa adanya namun tetap bertanggungjawab. Kalau budaya kami yang tergambar pada sikap Fahri disalahkan, maka itu bukti ada oknum PKS tidak paham kebhinekaan,” pungkasnya.(fas/jpnn)

Comments

comments

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.