PEMBOHONGAN PUBLIK PASCA SANDERA ABU SAYYAF BEBAS

isu pembohongan publik pasca pembebasan sandra abu sayyaf

Indonesia belakangan ini dihebohkan dengan adanya penyanderaan sepuluh WNI oleh  kelompok Abu Sayyaf di wilayah Filipina. Kepanikan sangat dirasakan oleh keluarga yang disandera, mengingat Pemerintah Indonesia masih kesulitan untuk melibatkan diri dalam operasi pembebasan sandera tersebut karena berada dalam wilayah Negara lain.

 

isu pembohongan publik pasca pembebasan sandra abu sayyaf

Singkat cerita bahwa kesepuluh WNI yang disandera, akhirnya dibebaskan dengan kondisi selamat. Lantas ada fenomena unik yang terjadi paska bebasnya sandera tersebut. Berbagai pihak memberi pernyataan yang berbeda atas kronologi bebasnya WNI di Filiphina. Hal tersebut seolah semua pihak merasa terlibat dalam rangkaian pelaksanaan pembebasan.

“Inilah Indonesia…”, pada saat ada makanan yang pahit, semua seolah tidak ada yang mau mendekat, giliran ada makanan yang lezat, semua seakan merasa kelaparan. Rasanya sangat manusiawi hal tersebut terjadi. Demikian juga dengan kasus sandera di Filiphina. Pada saat mendengar adanya WNI yang di Sandera, semua saling melempar, begitu WNI yang disandera bebas, semua merasa yang berbuat.

“INI SEBAGAI BENTUK KERAKUSAN SEMATA”

Diberbagai media, statemen demi statemen terucap dari mulut para tokoh, baik itu statemen yang seolah menganggap remeh terhadap bebasnya sandera tersebut, misal “KARENA PAKAI UANG YA DI BEBEBASKAN..!!”, ada juga yang seolah terlibat sampai mengatakan “NYARIS TERTEMBAK DI FILIPHINA”. Dan mungkin masih banyak pernyataan sejenis yang dilontarkan oleh mulut para tokoh yang sebenarnya itu semua tidak perlu di bahas. Bukankah yang lebih penting bahwa sepuluh nyawa WNI sudah terselamatkan..?? “Mana jiwa Patriotismenya..????”

Baca:   Baru Terungkap: Kapal Pesiar Caledonian Sky Kandas, Merusakkan Terumbu Karang Di Perairan Raja Ampat, Papua Barat

Sebagai masyarakat dan bangsa Indonesia, saya turut prihatin akan hal tersebut dimana para tokoh yang seharusnya memberi contoh tauladan yang baik, tapi malah memberi contoh yang kurang baik kepada generasi penerus. Sampai kapan hal semacam itu akan berakhir..??. Kapan kebersamaan para tokoh akan terjadi..??

Negara sedang carut marut oleh berbagai macam hal seperti teroris, ISIS, Kesenjangan sosial, Kemiskinan, kesulitan Ekonomi dan juga kasus Komunisme yang sangat marak di media sosial.

Kita yakin bahwa pada akhirnya masyarakat akan bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah dalam sebuah isu pemberitaan, tanpa dimuati unsur kepentingan apapun.

Oleh karena itu, mari kita bersatu membangun bangsa untuk negeri yang kita cintai ini dalam 

isu pembohongan publik pasca pembebasan sandra abu sayyaf

wadah NKRI yang berideologi PANCASILA. (satriankri.SII)

 

Comments

comments