Warga Sampangan Digegerkan Temuan Mayat Membusuk

oleh
mayat

SEMARANG – Warga Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang digegerkan karena temuan mayat laki-laki di dalam rumah. Menurut keterangan dari Babinkamtibmas Sampangan Bripka Septriyanto temuan ini terjadi pada Jumat (3/11) siang sekitar pukul 11.00. Bermula dari kesaksian warga Restamadji (73 tahun) mencium adanya aroma tak sedap yang berasal dari sekitar rumah korban, “Awalnya ada seorang warga mencium bau tidak sedap di sekitar situ. (Sambil menunjuk ke arah rumah yang dimaksud). Karena penasaran kemudian menyampaikan pada Pak Gunawan, Ketua RT sini,” kata Bripka Septriyanto saat ditemui di lokasi kejadian. 

Dari keterangan tersebut Ketua RT langsung menyampaikan kepada anak pemilik rumah. Siang hari seusai shalat Jum’at Erni Yunarningrum (36 tahun) yang merupakan anak ketiga dari korban datang ke lokasi, selanjutnya bersama Ketua RT dan Babinkamtibmas segera membuka rumah tersebut. Mayat yang diketahui bernama Ahmad Yusuf (83 tahun) ditemukan tewas di dapur rumahnya Jalan Akasia RT. 001 RW. 002 Kelurahan Sampangan Gajahmugkur.

Ketua RT Gunawan (47 tahun) menjelaskan bahwa korban selama ini hidup sendiri karena anak-anaknya sudah tidak lagi tinggal di rumah tersebut. Gunawan juga menyatakan dirinya terakhir bertemu dengan korban pada pagi hari pukul 06.00 tanggal 27 Oktober saat hendak meminta surat keterangan untuk panti jompo. Kondisi korban saat itu dalam keadaan sakit namun masih mampu berjalan dan beraktifitas seperti biasa. Hal serupa dinyatakan oleh Erni. Dirinya mendapatkan kabar dari Erna (anak pertama korban) bahwa ayahnya dalam beberapa hari terakhir tidak ada kabar juga tidak bisa dihubungi melalui ponselnya.

Terkait adanya kejadian tersebut langsung disampaikan ke Polsek Gajamungkur dan diteruskan ke Inafis Polrestabes Semarang. Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban dievakuasi oleh tim dari PMI (Palang Merah Indonesia) dan dibawa menuju RSUP dr Kariadi Semarang guna pemeriksaan lebih lanjut.

M Zahid salah satu anggota tim evakuasi PMI membenarkan hal tersebut, “Seperti biasanya kami selalu ada personil yang siap dibutuhkan untuk evakuasi. Mendapatkan Instruksi dari Kepala Markas saya bersama budi santoso segera menghubungi anggota tim sibat (siaga bencana berbasis masyarakat) PMI setempat. Kata Zahid. “Kami dapati korban dalam posisi telentang dan sudah dalam kondisi berbau tidak sedap” imbuhnya.

Bripka Septriyanto memberikan keterangan bahwa korban ditemukan tewas di ruang dapur dengan posisi telentang. Korban mengenakan celana pendek dan berbaju. Diperkirakan, korban sudah meninggal lebih dari lima hari

Kapolsek Gajahmungkur AKP Rokhana Sulistyaningrum mengakui adanya temuan mayat tersebut. Diperkirakan sudah meninggal enam hari yang lalu, “Sudah berbau. Maaf saya belum bisa memberikan keterangan semuanya. Nanti menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” tandasnya.

Comments

comments