Warga Puring Serahkan Senjata Rakitan Di HUT Ke 73 RI Kepada Satgas Pamtas Yonif 320

oleh -
Warga Puring Serahkan Senjata Rakitan Di HUT Ke 73 RI Kepada Satgas Pamtas Yonif 320

SOROTINDONESIA.COM, Kalbar,- Dalam rangka memperingati HUT RI ke – 73 Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif 320 /Badak Putih Kodam III/Siliwangi menerima penyerahan senjata rakitan secara massal di Desa Sei Seria Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), kemarin, Jumat (17/8/2018).

Senjata yang diserahkan warga secara massal tersebut berupa senjata rakitan laras panjang jenis Bomen 27 pucuk dan senjata laras pendek 2 pucuk.

Dansatgas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada warga masyarakat Puring yang telah menerima keberadaan Satgas dengan baik dan dengan sadar dan ikhlas rela menyerahkan senjatanya kepada Satgas Yonif 320.

Dansatgas menambahkan,” Kami menghimbau lagi bagi masyarakat yang masih memiliki senjata agar segera menyerahkannya, karena senjata tersebut sangat berbahaya apabila dimiliki secara bebas”, jelasnya

Tumenggung Langau, Bapak Dusih menyatakan, dengan adanya Satgas Yonif 320/BP diwilayahnya, “Warga merasa aman dan sudah jauh – jauh hari menginformasikan kepada masyarakat bagi yang memiliki senjata agar menyerahkan kepada petugas,” terangnya.

“Selain itu, Satgas Yonif 320/BP sudah banyak membantu masyarakat dengan kegiatan karya bakti dan pengobatan massal sehingga masyarakat malu dan dengan ikhlas memberikan atau menyerahkan senjata – senjata rakitan yang dimiliknya kepada Satgas Yonif 320/Badak Putih,” kata Dusih.

Selanjutnya Satgas Yonif 320/BP membuat berita acara penyerahan senjata, kemudian mengamankan senjata-senjata tersebut di Pos Sei Seria dan Pos Seimawang 2.

Penyerahan senjata – senjata tersebut secara massal bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 RI tahun 2018, dan ini merupakan sejarah bahwa masyarakat menyerahkan senjata pada momentum peringatan HUT RI.

Total senjata yang sudah diterima oleh Satgas Yonif 320/BP mulai bulan Juni 2018 hingga sekarang berjumlah 61 pucuk, terdiri dari 53 senjata laras panjang dan 8 pucuk senjata laras pendek.

Kapendam III/Siliwangi Letkol Arh GTH Hasto Respatyo menambahkan pada siaran pers-nya, senjata-senjata itu digunakan oleh warga untuk berburu hewan, “Masyarakat pedalaman perlu dijelaskan bahwa memegang sejenis senjata api ada ketentuan UU-nya, sehingga dilakukan pendekatan oleh satgas Pam Perbatatasan dan mengajak mereka untuk menyerahkan kepada petugas dilapangan,” pungkasnya.[*]

 

(Pendam III/Siliwangi).

Comments

comments