Walikota Dan Kapolres Banjar Tanda Tangani MoU Dana Desa

oleh

Banjar, ( SI ) – Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih dengan Kapolres Banjar menandatangani nota kesepahaman ( MoU ) tentang pendampingan dan pengawasan Dana Desa ( DD ).

MoU Kapolres dengan Walikota ini untuk menindaklanjuti MoU yang dilaksanakan Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian dengan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sujoyo dan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo belum lama ini, dan ditindak lanjuti oleh Kapolda dan Gubernur.

Kapolres Banjar AKBP Twedi AB. Sik. MH, saat ditemui awak media, Rabu ( 08/11/2017 ) mengatakan, pendampingan dan pengawasan ini dilakukan saat tahun anggaran berjalan, bagaimana cara penyerapannya, kita lihat penyerapannya sesuai apa tidak, ucap Kapolres.

Lanjut Kapolres, seandainya penyerapannya tidak sesuai dan apa kendalanya, kita akan membantu solusinya, supaya pengelolaan dana desa tersebut efektif, efisien dan akuntabel, terang Kapolres.

Saat ditanya soal bila ditemukannya penyelewengan Dana Desa, Twedi mengungkapkan, kita akan beri peringatan, kalau sudah beberapa kali diberi peringatan dan tidak dihiraukan, akan kita tindak dan diproses secara hukum, ” kalau masih membandel akan kita tindak “, tegas Kapolres.

Kepolisian akan memerintahkan Babinkamtibmas untuk mengawal dan pembinaan terhadap Desa dalam pengelolaan Dana Desa tersebut, terangnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyinggung soal bahaya narkoba, narkoba peringkat 5 besar penyebab kematian, secara global setiap harinya empat puluh jiwa melayang akibat narkoba, kita perlu pendidikan dari tingkat sekolah tentang bahaya narkoba, agar generasi muda kita terhindar dari penyalahgunaan narkoba, jelas Twedi.

Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih menghimbau, para Kepala Desa agar berhati – hati dalam pengelolaan Dana Desa dan penggunaannya tidak disalahgunakan, ucapnya.

Menurut Walikota, MoU ini sangat bagus karena Kepolisian bisa ikut mengawasi pengelolaan Dana Desa tersebut, Dana Desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, supaya masyarakat merasakannya, jelas Ade. ( Herman )

Comments

comments