Wakasad Taklukan Tanjakan 26 Kilometer Ciparay – Cisanti

oleh -
Wakasad Berhasil Lalap Tanjakan 26 Kilometer Ciparay - Cisanti
Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman berfoto bersama Danpusterad Mayjen TNI Arif Rahman, dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto beserta jajaran di titik finish Situ Cisanti pada kegiatan gowes dalam rangka Hari Juang TNI AD, Sabtu (21/12/2019).

sorotindonesia.com, KAB. BANDUNG,- Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman beserta rombongan berhasil melalap track tanjakan Ciparay – Situ Cisanti (KM 0 Sungai Citarum) sepanjang 26 Kilometer pada kegiatan gowes yang digelar oleh Pusterad dalam rangkaian memperingati Hari Juang TNI AD, Sabtu (21/12/2019) pagi.

Turut pada kegiatan gowes tersebut antara lain Danpusterad Mayjen TNI Arif Rahman, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Dwi Jati Utomo, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Akhmad Wiyagus, Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, Danpusdikter Pusterad Kolonel Inf Toto Nurwanto beserta pejabat tinggi Pusterad dan pejabat utama Kodam III/Siliwangi.

Setibanya Situ Cisanti, Wakasad yang berada di rombongan pertama, disambut oleh Dansektor Pembibitan, Dansektor I, serta Dansektor II Satgas Citarum.

Dikatakan oleh Wakasad usai seluruh rombongan tiba di garis finish serta beristirahat dan ramah tamah, “Alhamdulillah, kita bisa sampai di Cisanti, melaksanakan gowes dalam rangka Hari Juang TNI AD yang ke-74. Ini merupakan bagian dari rangkaian hari ulang tahun AD. Di Markas Besar AD sudah dilaksanakan gowes bersama yang diikuti sekitar 4.300 pesepeda, kemudian juga pelaksanaan gowes di Kodam-Kodam. Hari ini di Kodam Siliwangi dan rencananya tanggal 11 Januari 2020 di Singkawang,” kata Wakasad mengawali sambutannya.

“Disini (Ciparay – Cisanti) medannya nanjak, ini perjalanan hebat, 25 Km serasa 100 Km. Kalau di Singkawang nanti jaraknya yang panjang, sekitar 150 Km. Tapi saya pikir tidak ada jarak pendek, jarak panjang, nanjak atau turun, yang penting adalah nyampe. Prinsipnya adalah gowes saja,” ujar Wakasad memaknai.

“Olahraga itu untuk sehat, untuk kuat, dan tentunya adalah bahagia,” ucapnya.

Wakasad Apresiasi Kinerja Dansektor Di Program Citarum Harum

Pada sambutannya, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman juga menyinggung tentang perubahan pada Sungai Citarum.

“Tempat ini (Situ Cisanti) adalah Km 0 Citarum, ini adalah program yang sangat dekat dengan program TNI AD. Karena dari zamannya Pak Doni Monardo, kita (TNI AD) terlibat dalam Program Citarum Harum. Saya pikir kita sudah berbuat untuk alam dan masyarakat,” kata Wakasad.

Wakasad TNI Letjen TNI Tatang Sulaiman

Wakasad mengingat pada masa kecilnya dahulu, membandingkan kondisi Sungai Citarum saat ini. “Masa kecil saya dulu, saat masih SD, Citarum bisa digunakan untuk berenang juga untuk memandikan kerbau. Tapi kemudian kita lihat, hitam. Namun sekarang sudah bersih. Tadi saya lewat Citarum, saya lihat sudah bersih dan rapi. Mudah-mudahan tiap tahun kualitasnya semakin bagus, meningkatkan ketahanan lingkungan menjadi lebih bagus,” bebernya.

“Kita berbicara untuk orang banyak, kalau untuk orang banyak pahalanya lebih banyak. Kalau kita berbuat kebaikan untuk diri kita, maka Allah akan melipatkan kebaikan itu lebih bagus dan lebih banyak, dan kini kita lakukan untuk orang banyak,” kata Wakasad mengingatkan kepada para Dansektor Satgas Citarum.

“Jadi, terus lakukan tugas dengan senang hati, ikhlas, karena kita berbicara untuk masa depan bumi dan kehidupan. Siapa yang mewarisi kehidupan, maka bumi itu yang akan memberi kehidupan kepada kita. Siapa yang merusak, maka bumi juga yang akan merusak kita, karena tidak ada keseimbangan. Ini yang paling penting,” pesan Wakasad.

“Sekali lagi, saya apresiasi kepada para Dansektor dengan jajarannya, terus tingkatkan pekerjaan dan kegiatannya, pokoknya kita berbicara untuk kebaikan lingkungan,” pungkas Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman seraya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak dan jajaran yang telah menyiapkan dengan baik gelaran gowes.

[St]

Comments

comments