Universitas Prasetiya Mulya Gelar Info Session & Admission Test Roadshow 2017 di Kota Bandung

oleh

BANDUNG – Sepanjang bulan Oktober dan November 2017, Universitas Prasetiya Mulya (Prasmul) menggelar rangkaian kegiatan lintas kota yang bertajuk Info Session & Admission Test Roadshow 2017 dan diluncurkan di tujuh kota besar yaitu Bandung, Semarang, Lampung, Palembang, Pontianak dan Makassar.

Di setiap kota tersebut akan ada empat kegiatan yang dilakukan yaitu, Pertama, akan ada talkshow oleh para alumni dan mahasiswa berprestasi; kedua, Virtual and Visual Tour untuk memudahkan calon mahasiswa mendapat gambaran tentang kampus Universitas Prasetiya Mulya; ketiga, One on One Study Program Consultation sebagai wadah konsultasi para calon mahasiswa baru dalam memilih program studi, dan yang terakhir adalah tes penerimaan tahun ajaran 2018-2019.

Universitas Prasetiya Mulya sebagai institusi pendidikan ternama di Indonesia ini mendapat izin operasional sebagai universitas pada tahun 2015 melalui SK Menristekdikti No. 87/KPT/I/2015 dan diresmikan pembukaannya pada tanggal 17 Maret 2016.

Universitas ini berada di bawah naungan Yayasan Prasetiya Mulya yang telah berdiri sejak tahun 1980 melalui Institut Manajemen Prasetiya Mulya (IMPM) sebagai pionir Sekolah Bisnis di Indonesia.

Metode pembelajaran di Universitas Prasetiya Mulya juga sangat beragam. Mulai dari kuliah, diskusi dan analisis kasus, simulasi bisnis, tugas perorangan maupun tugas kelompok, karya wisata, survei lapangan, riset pasar, pembicara tamu, rencana bisnis dan lain sebagainya.

Bahasa pengantar yang digunakan dalam proses studi adalah Bahasa Indonesia dan Inggris. Bahkan, Universitas Prasetiya Mulya juga telah menjalin beragam kerja sama dengan institusi internasional dan perusahaan – perusahaan besar di Indonesia.

Kegiatan Info Session (Open House) di Bandung akan diselenggarakan di Hotel Luxton pada hari Sabtu tanggal 14 Oktober 2017 sedangkan Admission test (Tes Penerimaan Mahasiswa Baru) akan diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 22 Oktober 2017 di SMAK 1 Penabur Bandung.

“Kami berharap di Bandung dapat memberi kesempatan putera-puteri terbaiknya untuk bergabung dalam keluarga besar Universitas Prasetiya Mulya,” ungkap Harold P. Hurabarat, Direktur Marketing Universitas Prasetiya Mulya saat gelaran media lunch di Hotel Luxton Bandung, didampingi oleh Lely Sudjarwadinata (Enrollment Advisor) dan Barry C Setiadi, Kamis (5/10/2017).

Harold P Hutabarat Direktur Marketing Universitas Prasetiya Mulya
Harold P Hutabarat saat acara media lunch di Hotel Luxton Bandung, Kamis (5/10/2017).

Dijelaskan oleh Harold, saat ini mahasiswa Prasmul baru sekitar 15 persen yang berasal dari luar daerah, “jangan sampai ada yang sebetulnya memiliki minat pada program studi yang dimiliki oleh Prasmul, tapi tidak tahu, oleh karena itu sekarang kami melakukan roadshow untuk lebih mendekatkan lagi Prasmul kepada masyarakat,” terangnya.

Kegiatan roadshow di Kota Bandung ini menargetkan 500 calon mahasiswa yang tertarik kemudian mendaftar. Dan akan mengundang sekitar 14 kepala sekolah dan siswa serta orang tua siswa pada info session tanggal 7 Oktober. “Ada 14 sekolah yang kami undang ikut dalam info session, tetapi tidak menutup kemungkinan ada sekolah lain yang juga datang,” jelas Harold.

Prasmul sendiri yang mempunyai kampus kedua yang megah dengan fasilitas yang lengkap di Kavling Edutown di BSD Tangerang, membidik target sampai 900 mahasiswa baru setiap tahunnya. “Kapasitas perkuliahan kami bisa lebih dari 900 mahasiswa baru, namun kami akan tetap mengedepankan kualitas daripada kuantitasnya,” kata Harold.

Salah satu alumni Universitas Prasetya Mulya S1, Andika Adidharma, yang juga alumnus SMA Santa Angela Bandung dan kini merupakan salasatu founder of Wakacao menyampaikan, ”Perkuliahan di Universitas Prasetiya Mulya sangat aplikatif dalam kehidupan berbisnis dan eksekutif, dari awal semangat untuk memulai usaha sendiri sudah sangat ditekankan dan juga didukung dengan dosen-dosen yang sangat suportif. Universitas Prasetiya Mulya juga mengajarkan kepada saya untuk memiliki jiwa kompetitif yang positif. Hasil dari kuliah di Universitas Prasetiya Mulya, mendorong saya untuk terjun ke dunia bisnis kuliner. Bisnis ini pun awalnya terbentuk dari mata kuliah Business Project yang mengharuskan mahasiswanya memiliki usaha sebelum menggapai kelulusan. Saya membangun usaha ini bersama 5 teman dan sekarang kami telah memiliki 9 cabang yang sudah tersebar di Pulau Jawa,” terang Andika.

Misi Prasmul adalah bekerja untuk kemajuan bangsa yang beragam di Indonesia dengan memposisikan dunia bisnis sebagai pendorong utama dari awal penggunaan ilmu pengetahuan terapan.

Tahun 2016 menandai awal baru bagi keluarga Prasetiya Mulya dengan transformasi statusnya dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Prasetiya Mulya ke Universitas Prasetiya Mulya. Misi intinya tetap utuh: berpartisipasi dalam kemajuan masyarakat bangsa yang majemuk, cerdas dan unggul dengan mendorong, dunia bisnis.

Tentang Universitas Prasetiya Mulya

Universitas Prasetiya Mulya

Universitas Prasetiya Mulya didirikan pada tahun 1982 sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi pada tahun 1982. Prof. Djisman S. Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya dibantu oleh lebih dari 100 jajaran faculty member dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di dunia pendidikan atau industri. Saat ini Universitas Prasetiya Mulya telah menghasilkan lebih dari 6000 alumni dari jenjang S1 dan S2.

Pada tahun 2017, Universitas Prasetiya Mulya telah menyelenggarakan 4 (empat) program Pascasarjana yaitu S2 Magister Manajemen Reguler, S2 Magister Manajemen Business Management, S2 Magister Manajemen Strategic Innovation, S2 Global Executive Magister Manajemen; serta 14 program Sarjana S1, yaitu S1 Accounting, S1 Branding, S1 Business, S1 Business Economics, S1 Event, S1 Finance & Banking, S1 Hospitality Business, S1 International Business Law, S1 Business Mathematics, S1 Computer Systems Engineering, S1 Enterprise Software Engineering, S1 Entrepreneurial Energy Engineering, S1 Food Business Technology, dan S1 Product Design Engineering.

“Saat ini yang masih menjadi favorit adalah program Business, hampir 50 persen dari keseluruhan mahasiswa,” kata Harold.

Angka itu bisa dipahami karena Prasetiya Mulya merupakan pionir di S1 Bussiness. “S1 Bussiness sudah kita hadirkan sejak tahun 2005. Kurikulum di Bussiness ini menghadirkan entrepreneur dari mulai skala mikro sebagai mata kuliah jangkar, membuat business. Tahun terakhir perkuliahan adalah membuat bussiness project dan mempresentasikan business develop,” terang Barry.

Universitas Prasetiya Mulya menghadirkan 14 program pendidikan yang berfokus pada business dan 6 program diantaranya adalah STEM. (St)

Comments

comments