Sekilas Tentang Emosi Tinjauan Psikologis

Sekilas Tentang Emosi tinjauan psikologis
Sekilas Tentang Emosi tinjauan psikologis

Umat Islam berlomba-lomba untuk menghidupkan bulan suci ramadhan 1437 H, yang kehadirannya hanya satu kali setiap tahunnya. Bagi mereka yang hanya sekedar saja menuanaikan ibadah puasa atau yang betul-betul melaksanakannya, tentunya tidak terlepas dari bagaimana kita mengendalikan hawa nafsu dan hawa nafsu tidak terlepas dari “Emosi” dan” perasaan”. Nah..pembaca yang budiman kita coba untuk menggali lebih detail bagaimana itu EMOSI menurut kajian Psikologi..silakan dibaca seksama..

Sekilas Tentang Emosi

Oleh: Denmas Haryo, S.Psi

Pengertian Emosi

Dari segi etimologi, emosi yang berasal dari akar kata bahasa latin yaitu “movere” yang berarti “menggerakan, bergerak”. Emosi menurut Goleman (2002) merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis, psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak.

Perbedaan Emosi dan Perasaan

Emosi dan perasaan (emotion & feeling). Keduanya digunakan secara tumpang tindih dalam percakapan keseharian. Ketika seseorang bertanya pada orang lain apa yang dirasakannya ketika dikhianati pacarnya, jarang orang bertanya, “bagaimana emosimu?”, kebanyakan akan bertanya, “bagaimana perasaanmu?”

Nah, lalu apa bedanya antara perasaan dan emosi? Sebenarnya keduanya relatif sama. Bahkan, menurut seorang peneliti emosi dari Australian National University, yakni Anna Wierzbicka, tidak semua budaya memiliki kata untuk emosi sebagaimana yang dikonsepsikan dalam bahasa inggris sedangkan kata yang bermakna perasaan (feeling) ada dalam semua bahasa. Menurutnya lagi, kata emosi lebih disukai karena kesannya lebih objektif dan lebih ilmiah daripada kata perasaan. Oleh sebab itu kata emosi jauh lebih luas digunakan dalam dunia ilmu pengetahuan.

Baca:   Koramil 0824/14 Panti Gelar Buka Bersama Tokoh Masyarakat

Apa Sajakah Ekspresi Emosi

Emosi adalah keadaan internal yang memiliki manifestasi eksternal. Meskipun yang bisa merasakan emosi hanyalah yang mengalaminya, namun orang lain kerap bisa mengetahuinya karena emosi diekspresikan dalam berbagai bentuk. Emosi diekspresikan dalam bentuk verbal maupun nonverbal.

Beberapa Macam Emosi

Goleman (2002) mengemukakan beberapa macam emosi, diantaranya amarah, kesedihan, rasa takut, kenikmatan, cinta, terkejut, jengkel, malu.

Apakah Emosi Bisa Disembunyikan?

Emosi bisa disembunyikan. Coba Anda ingat-ingat dalam situasi apa saja emosi yang sebenarnya Anda rasakan sering Anda sembunyikan? Kita terbiasa untuk menyembunyikan emosi tertentu kita bila emosi itu kurang bisa diterima.

Apakah Gangguan Emosi?

Seseorang akan disebut mengalami gangguan emosi jika keadaan emosi yang dialami menimbulkan gangguan pada dirinya. Baik karena emosi yang dialami terlalu kuat (misalnya sangat sedih), tidak ada emosi yang hadir (misalnya tidak merasa bahagia) atau emosinya menimbulkan konflik (misalnya terlalu sering marah).

Bagaimana Hubungan Emosi dengan Ketidaksadaran dan Motivasi?

Para ahli yang menekuni bidang psikoanalisa percaya bahwa emosi merupakan representasi dari ketidaksadaran. Emosi atau afek dalam istilah psikoanalisa merupakan mekanisme mengontrol semua aspek perilaku manusia. Emosi dipercaya sangat dekat berhubungan dengan dorongan atau motif.

Apakah Emosi Bagian Dari Kepribadian?

Apakah sifat Anda? Jika Anda menyebutkan pemarah atau kalem, maka Anda telah menunjukkan keadaan emosi sebagai sifat kepribadian. Begitulah, jika suatu emosi cenderung diulang-ulang dalam intensitas tinggi, maka emosi itu dianggap sebagai sifat kepribadian. Orang yang sering marah-marah akan disebut memiliki sifat pemarah. tim.SII

Comments

comments



Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.