Gelar Social Week 2018, Civitas Akademika Prasetiya Mulya Berikan Edukasi Bisnis Kreatif Kepada 40 Mitra UMKM Dan Pelajar SMA

oleh

Seminar dan workshop UMKM dengan tema Gempita kependekan dari Gerakan Masyarakat Produktif, Inovatif, dan Kreatif.
Seminar dan workshop UMKM dengan tema Gempita, kependekan dari Gerakan Masyarakat Produktif, Inovatif, dan Kreatif. Di gelaran Social Week 2018 yang diselenggarakan oleh Civitas Akademika Prasetiya Mulya.[Foto: dok. Istimewa]
TANGERANG, – Civitas Akademika Prasetiya Mulya (Prasmul) berikan edukasi bisnis kreatif kepada 40 mitra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pelajar SMA di Desa Dangdang, Kecamatan Cisauk, Tangerang untuk memotivasi generasi muda untuk berani memulai usahanya sendiri.

Kegiatan ini merupakan salasatu bagian dari program Social Week 2018 bertemakan Hadirkan Kepedulian, Ciptakan Perubahan untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar Kampus BSD Prasetiya Mulya.

Dr. Rudy Handoko, selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya menjelaskan, Social Week merupakan program CSR yang digagas oleh Badan Kemahasiswaan S1 Universitas Prasetiya Mulya untuk membantu roda perekonomian Indonesia melalui kegiatan edukasi bisnis yang kreatif dan menarik. “Melalui kegiatan ini para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat yang secara ekonomi membutuhkan, sekaligus membantu memberikan pemahaman bisnis dengan penyampaian yang lebih sederhana, dan tentunya menggunakan guideline teori bisnis yang sudah mereka pelajari,” jelas Rudy Handoko, pada siaran pers-nya kepada sorotindonesia.com, (8/4/2018).

Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan ini berangkat dari keprihatinan mahasiswa terhadap kemiskinan yang masih menjadi salasatu masalah besar di Indonesia. “Bahkan berdasarkan data statistik dasar 2017, Asian Development Bank menempatkan Indonesia di posisi kelima tertinggi se-ASEAN,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Social Week 2018, Alif Muhammad Naufal menjelaskan, kegiatan ini ditujukan untuk membangun kepedulian dan mendorong masyarakat agar terus berkembang. “Kami berharap masyarakat dan juga seluruh civitas akademika Prasetiya Mulya memahami bahwa kepedulian merupakan hal yang sederhana, namun sangat berdampak bagi orang yang membutuhkannya serta membawa perubahan positif bagi masyarakat,” kata Alif.

Social Week 2018 menghadirkan beberapa rangkaian acara dengan sub tema masing-masing. Misalnya kegiatan donor darah bertema The Art of Giving Back untuk memupuk konsep bahwa memberi itu adalah sebuah seni, Pengumpulan Barang Layak Pakai (PBLP), Seminar dan workshop UMKM dengan tema Gempita kependekan dari Gerakan Masyarakat Produktif, Inovatif, dan Kreatif.

Di puncak kegiatan, mahasiswa menyuguhkan Pesta Rakyat dengan tema Semarak alias Semangat Kegembiraan Rakyat yang dimeriahkan melalui pertunjukan musik dangdut, jajanan kaki lima, dan bazar pakaian murah.

Konsep acara Social Week dibuat sangat dekat dengan masyarakat. Secara khusus, para mahasiswa sebelumnya harus mendalami kehidupan masyarakat yang cenderung berbeda dengan keseharian mereka. “Kami berharap acara yang dihadirkan mampu memberi makna dan meningkatkan antusias baik dari masyarakat maupun dari seluruh civitas Universitas Prasetiya Mulya,” tutup Alif. [Rls]

Comments

comments