Sisi Humanis Jokowi Bekal Tepis Berbagai Tudingan Negatif

oleh -
Sisi Humanis Jokowi Bekal Tepis Berbagai Tudingan Negatif

sorotindonesia.com | Semarang,- Sisi humanis seorang Joko Widodo atau Jokowi di mana ia dapat mendudukkan diri sebagai orang tua dari anak dan cucunya dan sebagai pemimpin bagi rakyatnya seolah menunjukkan Jokowi mengajarkan memimpin negara dengan tetap mendidik keluarga dan masyarakat. Hery Sucipto menuliskannya dalam buku Jokowi Apa Adanya.

“Dari sisi kepemimpinan dan keluarga, Pak Jokowi menampilkan seorang bapak dari anaknya, seorang suami dari istrinya, dan seorang pemimpin dari rakyatnya,” kata Heri dalam sambutan pasca deklarasi Rumah Indonesia Berkemajuan dukung Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf di Quest Hotel, Jalan Plampitan Semarang Tengah, Kota Semarang, Sabtu (16/3/2019).

Melalui bukunya, aktifis pemuda Muhammadiyah ini berusaha menjawab tudingan negatif yang kerap dilontarkan oleh pihak lain. Oleh karenanya, dalam kesempatan tersebut Heri menegaskan. “Kalau kubu sebelah mengatakan Pak Jokowi pencitraan, ya karena Pak Jokowi sudah tidak punya bahan kampanye, bahan kampanyenya ya bukti kerjanya,” ujar pria asal Kudus ini.

Heri mengungkapkan kesederhaan Jokowi yang membuatnya kagum. “Biasanya pemimpin itu sangat elitis, birokratis,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengakui kinerja Jokowi terbukti untuk kemakmuran rakyat Indonesia. “Untuk meminimalisir kesenjangan, maka dilakukan pemerataan. Kita yakinkan kepada kawan-kawan kita, saudara-saudara kita untuk memilih Jokowi melanjutkan perjuangannya,” tuturnya.

Buku Jokowi Apa Adanya sengaja ditulis dengan sederhana, agar lebih mudah diterima semua lapisan masyarakat. “Saya menulis dengan bahasa sederhana, bahasa yang mudah dipahami. Biasanya kan cara menulisnya ilmiah. Jokowi Apa adanya, Jokowi ini dari walikota sampai menjadi presiden ya seperti itu. Jokowi yang saya amati sejak jadi Presiden, ada apanya? Memakmurkan, memajukan,” lugasnya.

Lepas dari yang dialami saat ini, kata dia, beliau selalu sabar. Kekuatannya Pak Jokowi hanyalah kesabaran, kesederhanaan menghadapi hoax, fitnah. Hoaks dibalas dengan hoaks, fitnah dibalas fitnah, tapi Pak Jokowi tidak, dia menghadapi dengan senyuman. Menurutnya, para pemuda perlu menyosialisasikan keteladanannya. “Pak Jokowi berpesan, ‘Tebarkan optimisme’, Nah buku ini sebagai usaha saya menebarkan optimisme,” terangnya.

Sementara Koordinator Wilayah RIB Jateng, Dian Iswanto menyatakan keberhasilan Jokowi dalam memimpin negara Indonesia. “Sudah jelas terbukti kepemimpinan Jokowi bagus, tidak banyak carut marut yang dihadapi Bangsa Indonesia. Kita kuat sekali mendukung beliau berpasangan dengan Ma’ruf Amin. Progres pembangunan infrastruktur cepat sekali,” katanya.

Lebih lanjut Dian mengungkapkan, Rumah Indonesia Berkemajuan merupakan wadah generasi milenial Muhammadiyah yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. “Di dalamnya (RIB) berkumpul anak muda yang dulu pernah aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM),” lugasnya.

Dian menegaskan, RIB merupakan sebuah wadah bagi generasi muda Muhammadiyah yang memiliki tekad memenangkan Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres April mendatang. “Rumah ini menjadi wadah relawan milenial untuk paslon 01 elemen-elemen Muhammadiyah seperti IMM dan IPM. Ada seribu anggota yang ikut deklarasi dari 35 Kabupaten atau Kota se-Jateng,” tandasnya.

Diterangkan, deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin diwarnai dengan bagi-bagi buku Jokowi Apa Adanya karangan Hery Sucipto. Sebanyak 600 eksemplar buku itu dibagikan kepada peserta deklarasi sebagai bekal menepis hoax dan bahan kampanye Milenial Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat. (arh)

Comments

comments