Setelah Berbunga Matahari, Kini Bantaran Cipamokolan Siap Tumbuhkan Pohon Loa

oleh -
Setelah Berbunga Matahari, Kini Bantaran Cipamokolan Siap Tumbuhkan Pohon Loa

BANDUNG,- Jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 03/Cipamokolan saat ini siap tumbuhkan pohon loa disepanjang bantaran Sungai Cipamokolan yang merupakan salasatu dari anak Sungai Citarum.

Hal ini diungkapkan oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Dansubsektor 21-03 Serma Yahuza kepada wartawan, (7/1/2019), “Kegiatan kami di Subsektor 21-03/Cipamokolan hari ini diantaranya adalah pembersihan tanaman liar di bantaran sungai, serta perawatan kebun bunga matahari dan apotik hidup serta penyiraman bibit pohon loa,” jelasnya.

Kebun bunga matahari dan apotik hidup di area Jembatan Ciputat, Desa Buah Batu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, hasil kolaborasi Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 03/Cipamokolan.

Dijelaskan lebih lanjut, “Ratusan bibit pohon loa ini rencananya akan kami tanam di sepanjang bantaran Sungai Cipamokolan bersamaan dengan bibit pohon buah lainnya yang berada di wilayah tugas kami,” ujarnya.

Pohon loa ini adalah sejenis tanaman yang biasanya tumbuh di sekitar sungai yang kini sudah jarang ditemukan di sekitar Bandung raya. Buah dari pohon loa ini juga diyakini memiliki banyak manfaat.

Saat ini, lanjut Yahuza, pihaknya bersinergi dengan komponen warga sedang merapikan lubang untuk lokasi penanaman bibit pohon, terutama yang telah melalui proses pemupukan.

“Pohon yang ditanam di area bantaran adalah upaya untuk kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kembali ekosistem di sekitar sungai. Selain akan menambah keasrian dan kesejukan di daerah aliran sungai, juga diharapkan kedepannya ada nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Serma Yahuza yang beserta jajarannya getol menjaga kebersihan aliran sungai dari sampah rumah tangga yang dibuang oleh oknum warga agar tidak terbawa dan mengotori Sungai Citarum.

Jajaran maung siliwangi yang tergabung dalam Satgas Citarum ini juga telah menyelesaikan pembuatan satu unit sarana bak sampah yang kini digunakan untuk kepentingan warga masyarakat di RW 04 Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, sebagai langkah sosialisasi dan edukasi agar tidak ada lagi warga masyarakat yang membuang sampahnya di tepian jalan atau sungai. [St]

Comments

comments