Sehari, Ini Yang Dikerjakan Satgas Citarum Subsektor Cisangkuy

oleh -
Sehari, Ini Yang Dikerjakan Satgas Citarum Subsektor Cisangkuy

KAB. BANDUNG, sorotindonesia.com,- Tugas yang dikerjakan oleh maung Kodam III/Siliwangi yang tergabung dalam jajaran Satgas Citarum untuk mengembalikan ekosistem disepanjang DAS Citarum, tidak bisa dibilang menyenangkan oleh sebagian orang.

Betapa tidak, para prajurit yang kerap disebut pejuang Citarum oleh sebagian elemen masyarakat, selain harus pandai berkelahi dan berperang melawan musuh untuk pertahanan kedaulatan dan keutuhan NKRI ini, juga harus sigap mengatasi daerah aliran sungai untuk mengembalikan ekosistem sesuai amanat Perpres No. 15 tahun 2018.

Seperti halnya yang dikerjakan oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 7/Sungai Cisangkuy. Saat ini selepas apel pagi, bersama warga dan gober langsung melakukan pembersihan bantaran sungai di wilayah Desa Rancamulya Kecamatan Paneungpeuk.

“Ya, kemarin selama beberapa hari kita membereskan sampah dan tanaman liar di bantaran wilayah Malakasari Baleendah, agar aliran air yang dekat ke muara Sungai Citarum bisa lebih lancar dan daerah aliran sungai tampak bersih dan asri,” kata Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Dansubsektor 07 Serka Dia Rohdiana saat wawancara dengan wartawan, Rabu (23/1/2019).

“Itu yang jadi tugas rutin kami, patroli daerah aliran sungai. Hari ini kita membersihkan daerah aliran sungai di Rancamulya dan terus setiap wilayah kita gilir. Termasuk dibeberapa titik yang memang mendapat perhatian khusus selalu dibersihkan,” jelas Dansubsektor ini.

Seusai membersihkan bantaran, anggota satgas bersama warga lalu turun ke sungai untuk mengangkat sampah yang menumpuk di tiang jembatan. Tampak sampah yang menyangkut tersebut didominasi oleh ranting pohon dan bambu.

“Disini kita harus angkat dan bersihkan secara hati-hati, karena potongan kayu atau bambu seringkali tajam,” terangnya.

Tidak berhenti sampai disitu, kegiatan jajaran satgas berlanjut dengan pengecekan IPAL pabrik. Yang didatangi hari ini adalah PT BIG yang berlokasi di Cipeudeuy, sekitar Jl. Tarajusari, Banjaran.

Dansubsektor dan jajaran mengecek progres pembenahan IPAL yang dilakukan pabrik tersebut.

“Kita lihat, pembenahan yang dilakukan oleh PT BIG ini adalah meninggikan bak penampungan air limbah. Hal tersebut dikerjakan untuk menghindari meluapnya air limbah yang sedang diproses,” kata Serka Rohdiana.

“Meski pabrik ini me-recycle hasil olahan limbahnya, tetap kita dorong agar dilaksanakan pembenahan sesuai parameter satgas, air hasil olahan limbah berwarna bening yang akan dikeluarkan ke aliran sungai dan ada kolam ikan di bak indikator outlet,” terangnya.

“Patroli yang kami laksanakan ke IPAL pabrik yang berpotensi membuang limbahnya ke sungai, jadwalnya tidak tetap. Kami bisa laksanakan pada pagi, siang, malam, bahkan dinihari. Terlebih jika air sungai sedang meluap atau turun hujan,” ungkap Dansubsektor.

“Karena potensi pabrik melakukan pembuangan limbah dengan cara curi-curi, masih ada kemungkinan terjadi,” ungkapnya lagi.

Tugas rutin lainnya yang dilakukan oleh jajaran Subsektor 21-07/Cisangkuy ini adalah melaksanakan sosialisasi program Citarum Harum langsung ke warga masyarakat.[*]

 

Comments

comments