Satgas Citarum Subsektor Solokan Jeruk Angkat Sampah Sungai Gunakan Rakit Bambu

oleh -
Satgas Citarum Subsektor Solokan Jeruk Angkat Sampah Sungai Gunakan Rakit Bambu

KAB. BANDUNG,- Jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 17/Solokan Jeruk, angkat puluhan kubik sampah yang menyangkut di tiang jembatan Kampung Sasakbeusi Jl Raya Rancaekek-Majalaya, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, menggunakan rakit bambu sederhana, Kamis (7/2/2019).

Tampak sampah yang tersangkut di tiang jembatan Sungai Citarik tersebut didominasi oleh batangan bambu, ranting pohon dan tanaman yang terbawa arus secara alami dari daerah diatasnya, akibat meluapnya air sungai setelah turun hujan deras selama beberapa hari kebelakang.

Rakit bambu berukuran sekitar 5 meter x 1,75 meter itu sendiri dibuat oleh jajaran satgas baru pada hari Sabtu lalu. “Ini langkah inisiatif dari jajaran agar mudah menjangkau sampah yang berada di tengah sungai yang lebarnya lebih dari 8 meter,” terang Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Dansubsektor 21-17 Serma Agus Sumarna.

“Hari ini kita lihat bersama, sampah menumpuk di tiang jembatan, karena meluapnya air sungai karena hujan deras berturut yang ditengarai mengikis bibir sungai dari arah atas, sehingga ada sampah dan tanaman yang terbawa arus,” kata Agus.

Jadi hari ini, lanjut Agus, dari pagi hingga tengah hari jajarannya sedikit demi sedikit mengangkat sampah yang menyangkut di tiang jembatan tersebut dibantu oleh warga dan membawanya ke tepian menggunakan rakit.

“Sampah yang berhasil kita angkat, dibawa ke TPS untuk kemudian kita musnahkan. Tadi sampai empat kali balikan,” ungkap Serma Agus Sumarna.

Kemungkinan sampah yang menyangkut itu, sambung Agus, akan tuntas dalam waktu beberapa hari.

Terkait dengan efektifitas penggunaan rakit, dijawab oleh Agus, “Ya, lebih efektif. Karena sungainya disini lebar dan cukup dalam. Sehingga aktifitas kita di sungai bisa lebih fleksibel,” terangnya.

Lebih lanjut diterangkannya, “Kita rencananya akan buat 4 rakit yang seperti ini. Dari bahan bambu dan jerigen. Untuk di Desa Solokan Jeruk dan Desa Bojong Emas dua rakit, serta Desa Langensari, Desa Cibodas, dan Desa Padamukti dua rakit,” terangnya.

Alhamdulillah, rakit ini selain digunakan untuk mengangkat sampah dan patroli sungai, juga bisa menjadi sarana penyebrangan warga,” pungkanya.[St]

Comments

comments