Maung Siliwangi Satgas Citarum Lokalisir Saluran Pembuangan Limbah PT Sansan Saudaratex

oleh
Maung Siliwangi Satgas Citarum Lokalisir Saluran Pembuangan Limbah PT Sansan Saudaratex

CIMAHI, sorotindonesia.com,- Jajaran Maung Siliwangi Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 13/Cimahi, melokalisir saluran pembuangan limbah perusahaan tekstil PT Sansan Saudaratex Jaya, Jl. Cibaligo, Kota Cimahi, dengan cara dicor, Senin (19/11/2018) pagi.

Penutupan saluran dikarenakan perusahaan yang dikenal dengan produk garment ini kepergok oleh jajaran Satgas yang sedang berpatroli sudah membuang hasil olahan limbahnya ke aliran sungai dalam kondisi yang kotor, sekitar pukul 05.00 Wib.

“Hari ini kita lihat bersama sedang dilaksanakan pengecoran saluran pembuangan limbah PT Sansan Saudaratex. Sebelumnya kita temukan limbahnya dibuang dalam kondisi kotor oleh patroli Satgas Citarum Sektor 21-13, pada jam 05.00,” terang Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Danramil 0922 selaku Dansubsektor 21-13, Mayor Inf Mamin Masturi, saat memberikan keterangannya kepada wartawan.

Diterangkan lebih lanjut oleh Mamin, “Perusahaan ini padahal sudah komitmen, sudah menandatangani komitmen bahwa perusahaan PT Sansan Saudaratex tidak akan membuang limbah ke sungai dalam kondisi kotor. Ternyata kini kita temukan,” terangnya.

Dansubsektor 21-13 Satgas Citarum, Mayor Inf Mamin Masturi.
Dansubsektor 21-13 Satgas Citarum, Mayor Inf Mamin Masturi.

Dijelaskan oleh Dansubsektor, “Artinya bahwa perusahaan masih kucing-kucingan. Seharusnya bila sudah komitmen, dijaga untuk membuang limbah dengan kondisi yang bagus,” ujarnya.

“Kita tidak mau disepelekan, kita kerja keras, namun perusahaan seperti kurang menghargai,” tegasnya. Khusus untuk PT Sansan Saudaratex ini, satgas sudah mengarahkan sejak beberapa bulan lalu agar saluran air domestik pabrik dan saluran limbah yang bergabung menjadi satu saluran untuk dipisahkan.

Pelaksanaan penutupan saluran pembuangan limbah PT Sansan Saudaratex ini cukup memakan waktu, selain karena akses ke lokasi lubang, juga ukuran diameter lubang pembuangannya yang cukup besar.

Diwawancara secara terpisah, Harry Danubrata selaku Manager Bisnis Improvement & Development PT Sansan Saudaratex Jaya, menanggapi penutupan saluran pembuangan limbah perusahaannya tersebut oleh jajaran Satgas Citarum menyebutkan bahwa itu karena ada kesalahpahaman.

“Kami sedang melakukan pengembangan dan pembangunan (fasilitas IPAL). Ada penggalian apalagi sekarang musim hujan. Kami itu saluran rumah tangga dan WTP menjadi satu. Jadi nanti bisa dilihat sendiri, di side bangunan, kondisinya becek dan banyak kolam-kolam yang menggenang. Bagaimana kami akan melanjutkan pembangunan jika airnya tidak disedot dan dibuang,” kata Harry memberikan alasannya.

Harry Danubrata staf Manajemen PT Sansan Saudaratex Jaya
Harry Danubrata

Dijelaskan lagi oleh Harry, fasilitas tambahan IPAL dan saluran, direncanakan tuntas dikerjakan pada awal tahun 2019.

Sekitar pukul 12.00 Wib, awak media dan anggota satgas sempat mengecek IPAL dan outlet. Tampak air hasil pembuangan limbahnya sudah berangsur cukup jernih dibandingkan jam-jam sebelumnya, tetapi masih mengandung endapan. Namun saat ditemukan oleh satgas, warnanya keruh. [St]

Comments

comments