Coba Melawan, Reskrim Polres Cimahi Tindak Tegas Pelaku Pencuri Pecah Kaca Mobil

oleh
Coba Melawan, Polres Cimahi Tindak Tegas Pelaku Pencuri Pecah Kaca
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara beserta jajaran saat melaksanakan konferensi pers terkait dengan penangkapan pelaku tindak kejahatan Curat di Mapolres Cimahi, Rabu (28/11/2018). {Foto: Dok. Istimewa]

CIMAHI, sorotindonesia.com,- Kepolisian Resort Cimahi (Polres Cimahi) berhasil mengamankan 8 (delapan) orang pelaku tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan yang selama ini telah meresahkan masyarakat dengan modus memecahkan kaca mobil dan mengambil barang didalamnya.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada siaran pers-nya, Rabu (28/11/2018), menjelaskan penangkapan para pelaku tersebut bermula pada hari, Senin tanggal 24 September 2018 sekitar pukul 14.30 Wib di depan RM Padang Angkasa Bandung, Kampung Caringin RT/RW 03/01, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan cara pecah kaca mobil merk Fortuner warna hitam D 1269 YF dibagian depan sebelah kanan.

“Awal kejadian, korban sambil membawa uang sebesar Rp 250 juta, hendak makan di RM Padang Angkasa Bandung. Korban pada saat itu makan, namun uangnya tidak ikut dibawa tetapi disimpan di jok depan sebelah kiri kendaraan. Pada saat selesai makan, korban sangat terkejut karena kaca mobil depan sebelah kanan sudah pecah dan uang yang disimpan dalam mobil sudah tidak ada/hilang,” jelasnya.

Dari kasus tersebut, melalui hasil penelusuran, Sat Reskrim Polres Cimahi berhasil mengamankan 8 (delapan) orang pelaku Tindak Pidana Curat dengan modus operandi pecah kaca dan gembos ban Nasabah Bank tersebut yang cukup meresahkan warga karena terindikasi telah beberapa kali melakukan Curat.

“Pada saat akan diamankan, 2 (dua) orang pelaku terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur oleh petugas dengan menembak pada bagian kakinya, karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas. Para pelaku yang berhasil diamankan tersebut berinisial DH, VA, TA, AA, NA, BA, AS & AM,” terang Trunoyudo.

“Para pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun,” tegasnya.

Hasil pemeriksaan diperoleh keterangan bahwa kelompok ini telah melakukan aksinya sebanyak kurang lebih 10 (sepuluh) kali di wilayah Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Soreang, Subang, Purwakarta, dan Kota Bandung.

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus ini dari tangan pelaku, antara lain 3 unit mobil, 4 unit sepeda motor, 8 buah handphone dan uang tunai sebesar Rp 6.300.000,-(Enam Juta Tiga Ratus Rupiah). [*]

Comments

comments