Pesona Resital Piano Simon Ghraichy Sukses Pukau Penonton Di Kota Bandung

oleh -
Konser Pianis Simon Ghraichy Sukses Pukau Penonton Di Kota Bandung

BANDUNG, sorotindonesia.com,- Piano Resital Simon Ghraichy yang tampil di ballroom Hotel Four Points by Sheraton, Jl. Ir. H. Djuanda No.46 Kota Bandung, sebagai rangkaian tur Asia-nya ke beberapa kota di Indonesia, sukses memukau penonton, Minggu (12/5/2019) malam.

Kemahirannya bermain piano, mampu menyajikan sisi-sisi keindahan pada karya dari komposer Ernesto Lecuona (4 Afro-Cuban Dances), Isaac Albeniz (Asturias), Robert Schumann (Estudes in Variation Form on aTheme Based on the Symphony No.7 Op.92 by Ludwig van Beethoven, Humoreske op. 20-II, Hastig-Die innere stimme), Chilly Gonzales (Robert on the Bridge), Charles-Valentin Alkan (Chanson de la folle au bord de la mer), Ariel Ramirez (Alfonsina y El mar), dan Franz Liszt (Hungarian Fantasy), yang dibawakannya dalam pertunjukan tersebut tadi malam menggunakan grand piano steinbach G3 milik Four Points Hotel.

Pianis keturunan Mexico dan Libanon berambut ikal ini hadir ke Kota Bandung berkat kerjasama Four Points by Sheraton Bandung serta IFI (Institut Perancis di Indonesia). Simon Ghraichy juga tampil santun, sikap itu ditunjukannya pada setiap akhir lagu yang diantarkannya kepada penonton yang didominasi oleh kaum muda yang begitu menikmati pertunjukan tersebut.

Tampak hadir dalam barisan penonton diantaranya adalah Direktur IFI, Melanie Martini-Mareel, dan General Manager Four Points by Sheraton Bandung, Franklyn Kocek.

Seusai pertunjukan, GM Four Points Hotel Bandung, Franklyn Kocek, segera menaiki stage dan memberikan buket bunga kepada Simon Ghraichy.

Sesi konferensi pers sebelum penampilan resital piano Simon Ghraichy, yang dihadiri oleh Direktur Institut Perancis di Indonesia (IFI) Melanie Martini-Mareel, General Manager Hotel Four Points by Sheraton, Franklyn Kocek, Simon Ghraichy, dan Ricky Arnold dari IFI, Minggu (12/5/2019) sore.
Sesi konferensi pers sebelum penampilan resital piano Simon Ghraichy, yang dihadiri oleh Direktur Institut Perancis di Indonesia (IFI) Melanie Martini-Mareel, General Manager Hotel Four Points by Sheraton, Franklyn Kocek, Simon Ghraichy, dan Ricky Arnold dari IFI, Minggu (12/5/2019) sore.

Julio, salaseorang penonton saat dimintai komentarnya setelah menyaksikan Simon Ghraichy mengatakan, “Menurut saya, Simon bermain dengan sangat baik, atmosfer klasik-nya sangat terasa untuk musik klasik trendy,” kata mahasiswa Tel-U jurusan Manajemen Bisnis semester VI ini.

Tempat terpisah, Franklyn Kocek, mengaku senang dengan adanya Resital Piano Simon Ghraichy di hotelnya. “Persiapan kami cukup mepet untuk pertunjukan ini, tapi melihat penampilan Simon tadi, saya senang,” ujar Franklyn.

“Konsep musik klasik yang dibawakannya cocok dengan konsep Hotel Four Points yang bergaya klasik Eropa,” tambahnya.

Diungkapkan oleh Franklyn, pada pertunjukan ini pihaknya tidak memungut biaya tiket, namun konversi dengan Buffet dinner. “Dana yang terkumpul kita sumbangkan kepada anak yatim piatu Wiyataguna yang ingin mengembangkan potensinya bermain musik,” ungkap Franklyn. [St]

Simon Ghraichy

Comments

comments