Public Expose: Kickfest and Indie Clothing Expo 2019, Satu Dekade Dalam Sinergi Mendukung Kreatifitas Anak Bangsa

oleh -
Public Expose: Kickfest and Indie Clothing Expo 2019, Satu Dekade Dalam Sinergi Mendukung Kreatifitas Anak Bangsa
Foto (ki-ka) : Tofani Lazuardi (BM Dyandra Promosindo Surabaya), Ade Armansyah (Ketua KICK), dan Michael Bayu (Director of Sales Dyandra Promosindo), saat menggelar launching Kickfest 2019 di Lo.Ka.Si Coffee and Space, Jl. Ir. H. Djuanda, Kota Bandung, Kamis (9/5/2019).

BANDUNG,- PT Dyandra Promosindo bersama dengan KICK (Kreative Independent Clothing Kommunity) kembali menyelenggarakan KICKFEST dan Indie Clothing Expo (ICE). Keduanya merupakan perpaduan pameran yang menyuguhkan berbagai produk fesyen, termasuk clothing dan apparel yang juga berkolaborasi dengan kuliner, musik, dan komunitas. Dengan menghadirkan brand~ brand clothing dan apparel yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, KICKFEST dan ICE menjadi wadah para brand untuk mengembangkan industri kreatif dengan kearifan lokalnya. Diharapkan hal tersebut dapat memacu pertumbuhan sektor ekonomi kreatif Indonesia, dan juga sebagai kemapanan sebuah sinergi yang tetap mempertahankan kemandirian dan kreatifitas anak bangsa.

Fesyen merupakan gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari bagi setiap orang. Bahkan industri ini memiliki pergerakan ekonomi yang luar biasa setiap tahunnya. Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, mengatakan bahwa pada tahun 2019 ini BEKRAF menaksir nilai ekonomi kreatif mencapai 1,200 triliun rupiah. Dimana industri fesyen, kuliner dan kriya selalu menjadi kontributor terbesar PDB (Produk Domestik Bruto). Jadi bukan tidak mungkin jika industri fashion Indonesia dapat bersaing di kancah internasional.

Sehubungan dengan persaingan di kancah internasional tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan beberapa saran untuk penggiat industri kreatif yaitu, pertama, produsen lokal harus memulai dengan melihat kebutuhan pasar. Kedua, mengedepankan kualitas dan harus berinovasi. Ketiga, memperhatikan packaging produk agar nilai jual meningkat. Keempat, para penggiat industri kreatif harus bisa mengikuti tren. Dan terakhir, penggiat industri kreatifjuga memegang prinsip kolaborasi dengan sektor lainnya, baik sesama penggiat industri kreatif maupun dengan pemerintah, lembaga keuangan dan stakeholder. Hal tersebut disampaikan saat berdialog dengan penggiat industri kreatif di Bandung Creative City Forum (BCCF) November 2018 lalu. Kelima hal di atas tentu saja menjadi tolak ukur bagi penggiat industri kreatif, khususnya industri fesyen.

Sebagaimana diungkapkan oleh Ade Adnandyah dari KICK, “Kami berharap KICKFEST dan ICE ini menjadi wadah untuk semua para penggerak industri kreatif, karena saat ini sudah bukan jamannya berjalan sendiri, akan lebih baik jika berjalan bersama untuk sesuatu yang lebih besar Iagi dan untuk industri kreatif yang berjaya #Iokajaya,” tegasnya saat konferensi pers di Lo.Ka.Si Coffe and Space, Jl. Ir. H. Djuanda, Kota Bandung,Kamis (9/5/2019).

KICKFEST dan ICE merupakan event tahunan yang ditujukan untuk seluruh masyarakat, tidak dikhususkan untuk kalangan anak muda saja, tetapi juga terbuka bagi keluarga. Pada tahun 2019 ini KICKFEST dan ICE telah mencapai satu dekade penyelenggaraan. Rangkaian penyelenggaraannya akan diawali di kota Malang dengan KICKFEST XIII, pada 6-8 September 2019 di Lapangan Rampal, Malang. Selanjutnya KICKFEST XIII kembali menyapa kota Bandung. Kali ini di Bandung hadir lebih spesial karena diadakan selama 4 hari. yaitu pada 3 Oktober -3 November 2019 di Lapangan PPI Pussenif, Bandung. Sebagai penutup, The 11th ICE akan diselenggarakan pada 6 -8 Desember 2019 di Grand City Convex Surabaya.

Tahun 2019 ini KICKFEST dan ICE menargetkan 200 brand Clothing dan apparel untuk turut memeriahkan gelaran ini, pasalnya pada tahun 2018 lalu, telah dilkuti oleh 150 brand clothing dan apparel.

KICKFEST dan ICE akan menghadirkan brand-brand yang berasal dari berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Malang, Solo, Denpasar dan Surabaya.

Pameran yang juga didukung oleh ratusan band dan talent performer serta ribuan media partner ini ditargetkan akan dlhadiri oleh lebih dari 250.000 pengunjung di 3 kota penyelenggaraannya.

Besarnya keterlibatan industri clothing, musik dan dukungan media pada KICKFEST dan ICE di tahun 2019 ini merupakan sebuah keseriusan misi KICK dan Dyandra Promosindo sebagai pionir penggerak industri kreatif lokal, untuk memberikan inovasi serta pesan positif kepada generasi muda Indonesia dalam berkarya, khususnya dalam bidang fesyen dan kreatifitas.

“Selain akan menghadirkan ratusan brand clothing, KICKFEST dan ICE juga akan diramaikan dengan special performance, program acara yang melibatkan komunitas, kuliner dan industri pendukung fesyen lainnya. Yang berbeda adalah akan ada beberapa gimmick acara yang mewadahi brand clothing peserta untuk lebih memperkenalkan brandnya,” ujar Tofani Lazuardi, Branch Manager PT Dyandra Promosindo.

KICKFEST dan ICE akan menggunakan area lebih dari 10.000 m2 pada masing-masing kota penyelenggaraan. Tentunya konsep kreatif akan menyulap area pamer dengan sentuhan ambience yang menarik.

Selain itu, program acara pendukung juga melengkapi keseruan penyelenggaraan KICKFEST dan ICE, seperti Band Performace, Pasar Komunitas, Extreme Sports, Creative Talk, ldeaLab, Kreativ Collabs, Culinary, dan Shopping Programs.

Band Performace

Musik juga menjadi salah satu sektor penting dari industri kreatif, dan tidak dapat dipisahkan dengan industri fashion dan clothing. Menghadirkan musisi-musisi nasional, di antaranya Barasuara, Deadsquad, Efek Rumah Kaca, Fiersa Besari, Fourtwnty, Midnight Quickie, Pee Wee Gaskins, Stars & Rabbit dan Weird Genius.

Selain itu, di masing-masing kota juga akan menampilkan band lokal sebagai band pembuka sebelum musisi nasional tampil.

Tidak ketinggalan KICKFEST dan ICE juga akan mewadahi lebih dari 50 hand lokal yang submit dan dikurasi untuk memeriahkan stage KICKFEST dan ICE di masing-masing kota.

Pasar Komunitas

Pasar Komunitas merupakan wadah untuk komunitas sebagai ajang komersial, memamerkan hasil karya, dan berinteraksi, sehingga bisa dikenal masyarakat luas.

Extreme Sports

Berkaca dari keberhasilan pelaksanaan pada tahun sebelumnya, tahun ini KICKFEST dan ICE juga akan menghadirkan kompetisi untuk 3 on 3 basketball dan game of skate. Selain kompetisi, pengunjung yang menyukai olahraga dapat menyaksikan dan mencoba freestyle basketball dan trik-trik dari skateboard.

Creative Talk

Creative Talk mérupakan area sharing session dan talkshow dari narasumber profesional di bidangnya. Tidak itu saja, pehgunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan performer, seperti jamming dan coaching clinic. Dengan narasumber yang berbeda setiap harinya.

ldeaLab

Yang baru di tahun ini, KICKFEST dan ICE menyediakan area bagi peserta Clothing untuk launching produk terbarunya. Launching dapat berupa meet and greet, fashion Show, dan lain sebagainya.

Kreativ Collabs

Area ini juga merupakan area baru yang dihadirkan KICKFEST dan ICE, sebagai wadah kolaborasi antara art enthusiast lokal dengan brand clothing peserta K|CKFEST dan |CE, untuk menghasilkan sebuah merchandise limited edition.

Culinary

lndustri kuliner mengalami perkembangan pesat dan memiliki segmentasi tersendiri. Akan menghadirkan kurang lebih 20 stan kuliner yang menyuguhkan menu-menu menarik untuk memanjakan para pengunjung KICKFEST dan ICE.

Shopping Program

Menjadi ciri khas dari KICKFEST dan ICE, Happy Hour merupakan program belanja favorit pengunjung yang digelar hanya beberapa jam saja. Pengunjung bisa mendapatkan satu harga untuk item apapun, muiai dari pakaian, jaket, jas, dan aksesoris lainnya.****

Comments

comments