PT Teguh Jaya Pranata Komitmen Hasil Olah Limbahnya Ramah Lingkungan

oleh
PT Teguh Jaya Pranata Komitmen Keluaran Hasil Olah Limbahnya Ramah Lingkungan

SOROTINDONESIA.COM, Dayeuhkolot,- Perusahaan pencelupan tekstil PT Teguh Jaya Pranata yang berlokasi di Jl. Mengger, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menyatakan komitmennya untuk menjaga kualitas limbah yang dibuangnya ke aliran sungai dengan kondisi bersih dan ramah terhadap lingkungan.

Pernyataan ini disampaikan langsung dan secara tertulis oleh Direktur PT Teguh Jaya Pranata, Suryadi Widjaja, didampingi staf manajemen, diantaranya Melli Susilawati, dihadapan Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, awak media dan elemen masyarakat. Pada acara konferensi pers seusai pengecekan yang dilaksanakan oleh Dansektor 21 beserta jajaran ke IPAL perusahaan tersebut.

“Kami akan selalu mendukung Program Citarum Harum. Kita mengolah limbah sebelum dibuang ke sungai, kita olah dulu. Jadi kami cukup kaget juga pada saat penutupan saluran limbah yang dilakukan pada tanggal 10 Juli 2018 lalu, yang menurut kita limbah kita cukup baik. Tapi setelah mendapat penjelasan dari Kolonel Yusep untuk mengolahnya dengan lebih baik lagi, kami terima. Diantaranya perbaikan di tingkat kejernihan, temperatur dan bau,” jelas Suryadi mengawali konferensi pers tersebut.

“Dengan keterbatasan waktu yang ada, kami segera berbenah dan memperbaiki kualitas olahan limbah seperti arahan dari Dansektor. Jadi kita semua sekarang bisa lihat sendiri hasilnya, mungkin dengan catatan-catatan. Kenapa kita bisa hasilkan limbah yang jernih, karena kita tambah obatnya, lalu untuk temperatur yang ditemukan saat itu cukup panas, maka di proses pencelupan suhunya kita turunkan, prosesnya memang menjadi cukup lama, memang secara efisiensi waktu ada lost time, tapi untuk komitmen ini kita sudah tidak bicara lost time, yang pasti kita utamakan kualitas hasil pengolahan limbahnya. lalu sebelum hasil olahan limbah dibuang, kami turunkan dulu suhu-nya, termasuk bak-nya juga kita akan tutup atasnya, dengan harapan bisa sedikit mengurangi panas akibat paparan sinar matahari,” urai Suryadi terkait dengan pembenahan yang telah dilakukan, sambil menunjuk sampel dari hasil olahan limbahnya yang jernih, mirip dengan kejernihan dari air minum dalam kemasan.

Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat bersama dengan manajemen PT Teguh Jaya Pranata saat gelaran konferensi pers terkait komitmen perusahaan dalam membuang hasil olahan limbah ke aliran sungai
Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat bersama dengan manajemen PT Teguh Jaya Pranata saat gelaran konferensi pers terkait komitmen perusahaan dalam membuang hasil olahan limbah ke aliran sungai, Senin (23/7/2018).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Suryadi, bau yang sebelumnya timbul dikarenakan lumpur yang dikelola secara manual. Sehingga dengan cara manual tersebut hasilnya tidak terlalu maksimal. Selain itu, kata Suryadi, pihaknya dengan keterbatasan lahan yang ada, akan menambah kapasitas dengan cara membangun bertingkat , “Dengan menambah dua bak yang dibangunnya bertahap, diharapkan proses pengolahan menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Dikesempatan yang sama, Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, menyebutkan bahwa kualitas hasil olahan limbah dari PT Teguh Jaya Pranata luar biasa. “Hasil olahan limbah hari ini, yang dibuang keluar sudah menyerupai dengan air yang sehari-hari kita konsumsi. Kita harapkan selalu seperti ini, dan ternyata semua pabrik yang kita lakukan penutupan lubang pembuangan limbahnya, hasilnya bisa seperti air minum dalam kemasan ini,” kata Yusep sambil membandingkan antara sampel hasil olahan limbah dan air minum kemasan.

Kolonel Inf Yusep melanjutkan, “Teguh Jaya Pranata ini adalah pabrik ke-15 yang lubang pembuangan limbahnya kita buka setelah sebelumnya dilokalisir dengan cara dicor. Dan hasilnya bisa bersih, termasuk membangun bak kontrol yang ditanami ikan mas dan koi. Diharapkan bila semua pabrik bisa mengeluarkan hasil olahan limbah seperti ini, bisa bermanfaat bagi DAS Citarum kedepannya,” ucap Yusep.

Setelah konferensi pers tersebut, acara berlanjut dengan penandatanganan pernyataan yang dibuat dan ditandatangani oleh manajemen PT Teguh Jaya Pranata. Isi dari pernyataan itu diantaranya adalah PT Teguh Jaya Pranata tidak akan membuang limbah tidak layak buang (kotor) ke sungai. [St]

Comments

comments