Program SIBAT PMI, Hebat dan Bermanfaat

oleh -

Surakarta, – Pogram Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) PMI terbukti hebat dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Daerah Ir Budi Yulistianto, MSi saat menerima kunjungan dari IFRC (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societias) Swiss, Zurich Insurance serta Palang Merah Indonesia (PMI) pusat di ruang Maganti Praja Balaikota Surakarta, Kamis (01/02/2018).

Pada kesempatan tersebut, Budi Yulistianto mengucapkan rasa terima kasih kepada rombongan diantaranya; Francisco Lani (IFRC Swiss), David Nash (Zurich Swiss), Letjen TNI (Purn) Sumarsono (PMI Pusat) dan delegasi lainnya, karena selama tiga tahun terakhir, IFRC, Zurich dan PMI melaksanakan program Masyarakat Tangguh Banjir (MTB). Program tersebut telah membekali masyarakat dengan berbagai keterampilan dasar dalam pertolongan pertama, water rescue, serta pelatihan-pelatihan bagi Tim Sibat.

“Kami atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada PMI, IFRC, dan Zurich karena kerja sama ini berjalan dengan lancar. SIBAT inilah yang menjadi motor penggerak kegiatan kemanusian di kelurahan-kelurahan kota surakarta,” kata Budi Yulistianto

Beberapa Tim Sibat PMI yakni dari kelurahan Sewu, Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Sangkrah, kelurahan Pucangsawit, Pajang, Banyuanyar telah memberikan karya nyata dalam merespon tanggap darurat bencana banjir di Kota Surakarta. Eksistensinya tampak dalam mengentaskan persoalan kemanusiaan di masyarakat.

“Kerja SIBAT dimana-mana, dari evakuasi, dapur umum, psikologi atau trauma healing serta ekonomi kreatif. Hal ini akan menjadi contoh yang bagus sekali apabila di setiap kelurahan ada SIBAT” ungkapnya.

“Maka tugas Pemerintah kota akan semakin ringan karena ada tim SIBAT siap digerakkan untuk membantu masyarakat. Pemerintah kota sendiri juga berperan aktif dalam mendampingi kegiatan ini dengan mengembangkan kegiatan Surakarta tangguh bencana,” imbuhnya.

Meski baru 3 kelurahan yang mampu di support oleh pemerintah, namun dirinya berharap agar program tersebut terus dirintis oleh PMI agar kelurahan yang ada di Surakarta bisa memiliki tim Sibat.

“Harapan kami, PMI mampu meningkatkan jumlah kelurahan yang mempunyai tim SIBAT, karena Kota Surakarta memiliki 5 kecamatan dan 51 kelurahan, sementara baru 3 kelurahan yang di support oleh kegiatan ini,” ungkap Sekda yang menyadari bahwa Kemanusiaan menjadi prinsip dasar yang pertama dalam kegiatan PMI.
[AR Hidayat/Hms]

Comments

comments