Program Citarum Harum, PT Aswindo Tak Bosan Cemari Sungai Dengan Limbah

oleh
Kondisi limbah cair yang dibuang oleh PT Aswindo pada tanggal 4 Mei 2018 lalu.

CIMAHI,- PT Aswindo Jaya Sentosa ( PT Aswindo) yang beralamat di Jalan Cibaligo, Cigugur Tengah, Cimahi, disinyalir belum mendukung sepenuhnya program Citarum Harum yang telah dicanangkan oleh pemerintah dan jajaran Kodam Siliwangi. Hal tersebut dibuktikan dengan aktifitasnya membuang limbah cair ke aliran Sungai Cibaligo yang bermuara ke Sungai Citarum dan diduga tidak melalui sistem pengolahan IPAL yang memadai.

Perusahaan tekstil yang telah berdiri selama bertahun-tahun ini, pada tanggal 19 April 2018 lalu ditemukan oleh jajaran Sektor 21 Satgas Citarum Harum pimpinan Kolonel Inf Yusep Sudrajat membuang limbah cair berwarna merah dan berbau ke media lingkungan aliran sungai.

Namun demikian, saat dilakukan pengecekan ulang oleh jajaran Dansubsektor 21-13 pada hari, Jumat 4 Mei 2018 sekitar pukul 11.20 WIB, limbah yang dikeluarkan masih tampak seperti temuan sebelumnya, yakni berwarna merah.

“Kami mengambil dokumen dan sampel dari limbah sebagai barang bukti untuk uji laboratorium,” kata Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui pesan singkatnya.

Menurutnya, temuan yang didapat oleh jajarannya dilaporkan ke komando atas, dan disampaikan pada pihak yang berwenang untuk proses penindakan lebih lanjut.

Jurnalis Peduli Citarum Harum (JPCH) mengkonfirmasikan temuan Sektor 21 Satgas Citarum Harum tersebut langsung ke pihak perusahaan sekaligus untuk mendapatkan keterangan dan penjelasan kondisi IPAL PT Aswindo, pada hari, Senin (7/5/2018), bersama dengan jajaran Subsektor 21-13. Namun sayangnya, pihak perusahaan saat itu tidak berkenan dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, dan membatasi hanya mau menerima dua media saja dan dua orang anggota Subsektor termasuk dua anggota LSM PMPRI yang hadir bersamaan, masing-masing sebagai perwakilan dengan alasan yang tidak jelas.

Pantauan sorotindonesia.com ke titik lokasi pembuangan limbah PT Aswindo yang terletak di aliran sungai seberang jalan perusahaan tekstil tersebut, tampak limbah cair yang dibuangnya berwarna merah, walau tidak sederas temuan dari jajaran Subsektor 21-13 beberapa hari lalu. [St].

Comments

comments