Prajurit TNI Kodim 0622 Bantu Evakuasi Korban Longsor Cisolok Sukabumi

oleh -
Prajurit Kodim 0622 Diterjunkan Bantu Evakuasi Korban Longsor Cisolok Sukabumi
Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh G Hasto Respatyo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Makodam Siliwangi terkait peristiwa bencana tanah longsor yang terjadi di Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa (01/01/2019).

BANDUNG,- Jajaran TNI dari Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Korem Surya Kencana, Kodam III/Siliwangi, telah diterjunkan untuk membantu evakuasi korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, sore kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, (31/12/2018), jelang pergantian tahun.

Hal itu disampaikan oleh Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh GTH Hasto Respatyo saat dikonfirmasi awak media di Makodam Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung. “Perlu disampaikan, kami baru dapat informasi dari Kodim Kabupaten Sukabumi, bahwa 31 Desember 2018 pukul 17.30 terjadi bencana tanah longsor di Cisolok,” kata Kapendam, Selasa (01/01/2019), sekitar pukul 00.19 WIB.

“Sampai saat ini unsur dari BPBD Kabupaten Sukabumi dibantu oleh Kodim 0622 sudah berada disana, berkoordinasi dengan Basarda Kabupaten Sukabumi, Polsek Cisolok dan warga masyarakat sekitarnya,” terang Hasto.

Ia menambahkan, “Kami yakinkan bahwa jajaran Kodim 0622 sudah ada dilokasi untuk membantu evakuasi korban,” tambahnya.

Untuk saat ini, sambung Hasto, Kodam siap ikut mem-back up bila dibutuhkan. “Kodim setempat tentunya akan menilai, apakah ini bisa ditangani oleh Kodim sendiri atau tentunya unsur jajaran Kodam III/Siliwangi juga bersiap untuk digerakan apabila memang diperlukan. Tetapi diyakinkan bahwa unsur-unsur ditingkat Kodim, Koramil maupun Babinsa setempat sudah memonitor dan melakukan langkah-langkah upaya untuk membantu evakuasi dan identifikasi potensi bencana,” jelasnya.

“Danrem Surya Kancana pagi ini direncanakan akan meninjau langsung ke lokasi bencana tanah longsor,” pungkas Kapendam.

Terkait laporan kerusakan dan korban, Kapendam menjawab bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dan pendataan, “Nanti laporannya kita informasikan kepada teman-teman (wartawan),” ujarnya.

Menurut kabar yang diterima oleh redaksi, kejadian tanah longsor tersebut berawal dari hujan deras yang turun termasuk disekitar lokasi bencana yang kondisinya dibawah lereng bukit.

Diperkirakan ada puluhan rumah yang tertimbun tanah longsor yang hingga kini sedang dilakukan upaya evakuasi oleh tim gabungan bersama relawan.[St]

Comments

comments