Posko Mudik Pemuda, Suguhkan Kesan Menarik

oleh
Posko pemuda komunitas Oi ikut berpartisipasi pada arus mudik 2018
Posko komunitas Oi

Semarang, [ Sorot Indonesia ] – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi selalu berpesan pada semua organisasi yang menyelenggarakan posko pengamanan arus mudik lebaran agar memberikan kesan yang baik dan menarik bagi pemudik yang melintasi Kota Semarang. DPD KNPI Kota Semarang dalam mendirikan Posko Pemuda di Bundaran Kalibanteng Semarang Barat, Kota Semarang, membuktikan komitmennya dalam memenuhi pesan tersebut.

Sorot Indonesia berkesempatan mengunjungi Posko Pemuda semalam, (12/06/2018), hingga dini hari. Menurut Ketua DPD KNPI Kota Semarang, Choirul Awaludin menyatakan, posko pemuda menempati lokasi yang sangat strategis. Banyak pemudik yang berhenti sejenek untuk sekedar bertanya tentang arah, kata Awal, karena di seputar bundaran tidak ada penunjuk arah yang pasti. Pada umumnya, mereka bertanya tentang detail jalur. Hal ini, menurutnya, berbeda dengan penunjuk arah yang bersifat umum dan berbeda pula dengan fasilitas map versi online.

Pembukaan posko pemuda, menurutnya, mendapat sambutan baik dari pemerintah. Dari beberapa pejabat dinas kota Semarang sering mampir untuk survey dan bahkan ada ikut berjaga hingga menjelang sahur seperti Kasi Sumber Saya Pemuda, sebutnya.

Selain pemudik yang kebingungan arah, terdapat pula mereka yang mengalami kecelakaan dengan luka ringan, beristirahat malam sembari ikut menikmati sahur atau buka. Keunggulan lain dari posko pemuda, menurut Awal, karena adanya dukungan dari sahabat dari komunitas Oi. Para penggemar Iwan Fals turut mendirikan posko di area yang sama.

Koordinator posko Oi, Fajar Bajil Fals Sangkala mengatakan dalam setiap hari terdapat 8 orang dari komunitas oi yang berjaga di posko. Kegiatan secara umum bergerak bersama posko Pemuda melayani pemudik yang mampir untuk beristirahat, hanya saja komunitasnya sesekali menampilkan live performance musik akustik dengan lagu-lagu iwan fals.

Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari Sutoto Rahmat. Pria yang menjabat Kasie Sumber Daya Pemuda Dinpora Kota Semarang tertarik dengan kerjasama yang dilakukan KNPI dengan OI. Menurutnya, kegiatan positif dalam membantu pemudik membutuhkan kreasi dan sentuhan baru yang sesuai dengan zamannya. Lain itu, ia menekankan pada para pemuda untuk dapat meningkatkan lagi dari segi fasilitas pemudik, seperti layanan pijat bagi pemudik yang mampir karena kelelahan berkendara.

Menurutnya pemilihan lokasi sebagai posko sudah strategis, dan wajar bila banyak pemudik yang mampir meski hanya bertanya arah. Lebih dari itu, Totok berharap lokasi tersebut bisa dijadikan tempat rutin posko mudi bagi KNPI. (sorotindonesia.com/arh)

Comments

comments